oleh

Pangellu: Antisipasi Money Politik Pada Pilkada Serentak Tahun 2020

MANADO, SUARADEWAN.com — Anggota Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sulawesi Utara (Bawaslu Sulut) Supriyadi Pangellu memperingatkan stakeholder untuk mengantisipasi Money Politik pada Pilkada Serentak yang akan digelar Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan, Pangellu saat menjadi pembicara via Virtual Dialog di Kawanua TV dengan Topik “Antisipasi Money Politik Pada Pilkada Serentak Tahun 2020,” pada Senin, 7/9 malam.

banner 1280x904

“Berdasarkan catatan Pemilu atau Pilkada sebelumnya pada setiap kontestasi politik biasanya politik uang selalu terjadi, maka hal ini memang harus diantisipasi dan diawasi oleh semua stakeholder, apalagi pilkada kali ini dilaksanakan di tengah pandemi,” kata dia.

Baca juga  Sosialisasi di Sangihe, Pangellu: Kerja Pengawasan Tidak Boleh Langgar Protap Kesehatan

Menurutnya, pihaknya telah mendeteksi potensi pelanggaran di Pilkada Serentak 2020. Salah satunya adalah politik uang.

“Kami mendeteksi pelanggaran yang bisa terjadi di masa pandemi Covid-19 terutama memang yang menjadi kekhawatiran kami adalah politik uang,” tambahnya.

Menurutnya, pelanggaran politik uang di Pilkada 2020 bisa meningkat. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat sedang sulit.

Baca juga  Jelang Waktu Pemilihan Semakin Dekat, Pangellu Makin Intens Pantau Kinerja Jajaran Bawaslu

“Karena di tengah situasi ekonomi yang terpuruk seperti ini masyarakat kita bisa berubah menjadi sangat permisif terhadap politik uang dan bisa berkembang modus modus baru dengan memanfaatkan pandemi Covid-19,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi politik uang, Bawaslu sudah bekerja sama dengan PPATK dan KPK untuk pembuktian pelanggaran politik uang. Nantinya, PPATK bisa menelusuri bila politik uang dilakukan lewat cara transfer bank. (red)

Komentar