oleh

Pakar Hukum: Berita Yang Tidak Benar dan Tendensius dapat Diproses Hukum

ROTE NDAO, SUARADEWAN.com — Berita tentang “Demi Suami, Bupati Rote Ndao Rela Korbankan APBD TA 2020,” berbuntut panjang. Pasalnya banyak pihak yang menyangsikan berita tersebut, selain seolah menggiring opini publik, juga dapat menyesatkan masyarakat.

Hal itu dibenarkan oleh Saiful Anam yang juga Pengamat Politik dan Hukum Universitas Nasional Jakarta.

banner 1280x904

“Kalau melihat beritanya, terlalu tendensius dan seakan mengarah kepada penggiringan opini publik yang dapat menyesatkan, sehingga saya menyarankan jangan ada lagi pemberitaan yang demikian,” kata Saiful Anam kepada media ini jum’at (10/1/2020).

Sekretaris Jendral Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) juga menegaskan, kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaaan tersebut dapat melakukan upaya hukum baik Etik kepada Dewan Pers, maupun menurut hukum pidana kepada Kepolisian Negera Republik Indonesia.

Baca juga  Pakar Pemilu: Pentingnya Gerakan Tabayyun Nasional Memerangi Hoax

“Dapat diadukan kepada Dewan Pers maupun kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Kepolisian kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut,” kata dia.

Selain itu Saiful Anam menyarankan agar setiap berita yang akan dipublikasikan agar senantiasa dilakukan penyaringan agar tidak terjadi tindakan pelanggaran hukum baik pidana maupun etika.

Senada dengan Saiful Anam, Pengamat hukum Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Dr. Yanto Ekon, SH.,M.HUM yang dihubungi Wartawan media ini, jum’at 10/1/2020 mengatakan pemberitaan tersebut sangat tendensius dan merugikan, berpotensi menyerang kehormatan dan nama baik orang lain.

Baca juga  Kapolri : Isu Penculikan Anak itu Hoax

“Berita seperti ini menurut saya tergolong pelanggaran terhadap kode etik jurnalistik dan pelanggaran pidana, sehingga pihak yang merasa dirugikan memiliki hak untuk mengadukan atau melaporkan ke Dewan Etik Pers dan Kepolisian untuk dilakukan proses hukum. Proses hukum tersebut akan diperoleh fakta sumber berita dan mengapa membuat judul seperti itu,” kata Yanto Ekon.

Pihaknya mengajak kepada pihak yang dirugikan untuk melakukan upaya hukum untuk melaporkan kasus ini ke pihak penegak hukum. (Dance Henukh)