Otoritas Spanyol Tangkap 6 Teroris Jaringan ISIS

Otoritas Spanyol Tangkap 6 Teroris Jaringan ISIS

SPANYOL, SUARADEWAN.com – Hari ini, Rabu (28/6/2017), pihak otoritas Spanyol berhasil menangkap 6 (enam) teroris yang diduga merupakan jaringan dari k

Ratusan Buku Propaganda ISIS Diamankan Pasca Teror Mapolda Sumut
Waspada Penyebaran Terorisme! 91 Orang sudah Masuk DPO Terkait ISIS
Sharing Knowledge dari Pak Ginanjar Kartasasmita

SPANYOL, SUARADEWAN.com – Hari ini, Rabu (28/6/2017), pihak otoritas Spanyol berhasil menangkap 6 (enam) teroris yang diduga merupakan jaringan dari kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Mereka ditangkap di Spanyol, Inggris dan Jerman.

“Penggerebekan dilakukan dengan target kelompok yang berbasis di Pulau Majorka. Yang menjadi target adalah kelompok yang dipimpin imam Muslim yang sudah ditangkap di Inggris,” terang Kepolisian West Midlands.

Diterangkan bahwa Imam berusia 44 tahun itu menjadi target Unit Antiterorisme West Midlands di bawah otoritas Spanyol. Imam ini juga dikabarkan sebelumnya sudah masuk dapat DPO di Eropa.

Baca juga  PKS Siapkan Bantuan Hukum Bagi Kadernya Yang Dibekuk Densus 88

“Penyidikan ini fokus pada materi terorisme yang dibuat untuk penggunaan secara online,” ungkapnya lebih lanjut.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Spanyol, investigasi sudah dimulai pada sejak 2015 lalu setelah pihak otoritas menemukan video yang diunggah ke internet. Video tersebut mendeskripsikan pandangan radikal seorang pemuda Muslim Spanyol yang pernah berangkat ke Suriah.

“Ceramah Imam itu, yang diketahui polisi dan intelijen Eropa, fokus pada perekrutan pejuang dan mengumpulkan dana untuk Suriah,” ungkapnya.

Baca juga  Teroris Penyerang Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta

Diketahui, tambah pihak Kementerian Spanyol, kelompok tersebut setiap minggunya rutin menyelenggarakan pertemuan bawah tanah dengan para pemuda yang punya pandangan yang sama untuk meyakinkan mereka berkunjung ke wilayah konflik seperti Suriah.

“Keterlibatan kelompok ini dan baiat untuk ISIS, aksi pertahanan teroris dilakukan satu-satunya operator di Eropa, dan dia siap untuk melakukan jihad dengan kekerasan, untuk membenarkan aksinya,” tandasnya.

Kini, pihak intelijen dan polisi Spanyol, Inggris dan Jerman, bersama agensi Eropa berkoalisi memberantas terorisme di bawah koordinasi kejaksaan Spanyol. (ms)

COMMENTS

DISQUS: