Muda, Cantik, dan Pintar, Hillary menjadi Anggota DPR RI TermudaHillary Brigitta Lasut (Fraksi Nasdem Dapil Sulawesi Utara)

Muda, Cantik, dan Pintar, Hillary menjadi Anggota DPR RI Termuda

Viral, Video ’40 Detik Akhirnya Kami Memilih Rusmadi-Safaruddin Membanjiri Generasi Millenial Kaltim
Partai-Partai Ini Jadi Favorit Kelompok Muda
Ketua DPR Tantang Milenial Bangun Platform Medsos Karya Sendiri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Anggota DPR RI periode 2019-2024 baru saja dilantik per 1 Oktober 2019. Selain wajah lama yang masih mendapuk kursi empuk senayan itu, banyak juga dari wajah-wajah baru yang berhasil melenggang ke kursi anggota dewan.

Setidaknya, ada sekitar 40 persen wajah baru di DPR RI periode 2019-2024 yang terdiri dari berbagai latar belakang, baik dari kalangan artis, anak-anak millenial, dan hingga sudah sangat uzur pun berhasil duduk dikursi panas DPR RI.

Salah satu Anggota DPR RI dari kalangan Millenial dengan usia termuda (23 th) di DPR RI baru ini adalah Hillary Brigitta Lasut dari Fraksi Nasional Demokrat dengan Daerah Pemilihan Sulawesi Utara.

Meski usianya masih muda, rupanya wanita kelahiran Manado 22 Mei 1996 ini tidak terlalu asing dengan dunia perpolitikan. Ini dikarenakan Hillary ini adalah putri dari Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024 yaitu Elly Engelbert Lasut.

Baca juga  Partai-Partai Ini Jadi Favorit Kelompok Muda

Tak hanya itu ayah Hillary ini rupanya pernah menjabat sebagai Bupati Talaud selama dua periode yaitu 2004-2009 dan 2009-2012. Sedangkan ibu Hillary sendiri rupanya juga adalah seorang Bupati Minahasa Tenggara masa jabatan 2008-2013.

Sejak di sekolah Hillary ini telah terinspirasi dari kedua orangtuanya. Hal ini ditunjukkan pada saat SMA Hillary pernah menjabat sebagai ketua OSIS. Tak sampai disitu usai lulus SMA, Hillary pun memilih untuk mengambil studi S1 Fakultas Hukum di Universitas pelita Harapan (UPH).

Baca juga  Perempuan Muda dan Panggung Politik Indonesia

Setelah menyelesaikan S1-nya, ia pun melanjutkan studi S2nya di Washington University. Hillary berharap dirinya dapat menepati posisi sebagai anggota komisis III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.

“Kalau di Partai Nasdem kita itu diminta memberikan tiga pilihan. Pilihan saya itu di Komisi III karena background saya hukum, di Komisi I untuk pertahanan ya karena masih di koridor yang sama,” kata Hillary.

“Dan sebenarnya di dalam hati saya karena memang saya dari Sulawesi Utara walaupun saya tahu saya akan berada untuk kepentingan Indonesia, saya ingin berada di Komisi X supaya boleh kemudian meningkatkan kualitas pendidikan dan bisa bergerak lebih banyak di sana,” ucap dia. (sumber tribunnews.com)