oleh

Mucikari Ancam Wabub Tegal Karena Tutup Lokalisasi

TEGAL, SUARADEWAN.com – Wakil Bupati Tegal Umi Azizah mengaku sempat mendapat ancaman dari mucikari terkait rencana penutupan lokalisasi di kawasan pantai utara (pantura) Kabupaten Tegal.

Umi mengatakan mucikari itu merasa tidak terima dengan rencana Pemkab Tegal menutup tempat usahanya itu. Namun ia mengaku tidak kaget dengan ancaman seperti itu sebab sudah biasa.

banner 1280x904

“Saya dan sejumlah teman sempat mendapatkan ancaman. Tapi sebelumnya sudah sering ancaman dilayangkan kepada kami,” katanya.

Pemkab Tegal bersama Kementerian Sosial menutup empat lokalisasi di dua kecamatan, Kramat dan Suradadi, Jumat (19/5) sore.

Tiga di antaranya berada di Kecamatan Kramat yaitu Turunan di Desa Maribaya, Gang Sempit di Desa Kramat, dan Wandan di Desa Munjungagung. Sementara satu yang terakhir adalah Peleman di Desa Sidaharjo, Kecamatan Suradadi.

Ratusan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tempat kerjanya sudah ditutup itu mendapat bantuan dari pemerintah berupa modal usaha supaya tidak mengulangi pekerjaan lamanya.

Bantuan itu antara lain berupa alat masak atau alat penunjang wirausaha serta uang Rp 5,5 juta per orang. (za/tr)

Komentar