oleh

Menuju UHC, Pemkot Tangsel Kembali Optimalkan Program JKN

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Menuju Universal Health Coverage (UHC), sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sepakat untuk kembali mengoptimalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), agar masyarakat segera terdaftar dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Ditemui usai pelaksanaan rapat koordinasi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Suhara Manulang mengatakan, sebagaimana target pemerintah pusat di tahun 2019 tentang UHC, maka masyarakat Kota Tangsel minimal 95 persen sudah terdaftar di BPJS.

banner 728x419

“Dalam rangka mencapai itu, maka hari ini kami menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah OPD, yang dipimpin langsung oleh Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Asda III), terkait langkah-langkah apa yang ke depan akan kita lakukan,” kata Suhara Manulang, di Gedung Utama Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, pada Rabu (28/2/2018).

Dikatakan Suhara Manulang, berdasarkan data yang ada di BPJS, masyarakat Kota Tangsel yang terdaftar baru mencapai 61 persen. Itu sebabnya semua OPD harus terlibat dalam mensukseskan program tersebut.

Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Asda III), yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinsos Tangsel Teddy Meiyadi, saat memimpin jalannya rapat koordinasi

“Sampai bulan Mei ini kita akan melakukan sosialisasi, baru dipertemuan ke dua nanti masing-masing OPD kembali akan ditanya soal rencana aksinya seperti apa. Karena saat ini sosialisasi dilakukan oleh masing-masing OPD keseluruh sasaran mitranya, misal Dinas Pendidikan (Dindik) itu ke sekolah-sekolah,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala BPJS Kota Tangsel Dwi Asmariyati menuturkan hal senada, bahwa pihaknya pun berharap cakupan kesertaaan program JKN di wilayah Kota Tangsel bisa mencapai 95 bahkan 100 persen.

“Jadi saya berharap, rapat hari ini dapat memformulasikan apa saja peran dari masing-masing OPD, dalam rangka percepatan menuju UHC,” tuturnya.

Sementara Teddy Meiyadi, Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Asda III), yang juga sebagai Plt Kepala Dinsos Tangsel dengan tegas mengatakan, bahwa rapat koordinasi ini dilakukan agar sejumlah OPD dapat terkoornidinir dengan baik dalam menjalankan tugasnya.

“Jadi dalam tiga bulan mendatang kita akan melakukan sosialisasi keseluruh potensi-potensi yang ada. Apalagi ini program nasional, supaya warga tidak sakit. Jadi membayar bukan untuk sakit, tapi yang sehat mensubsidi yang sakit,” Pungkasnya. (ADV)

Komentar

Berita Lainnya