#MenghindariSuspend Jadi Trending, Twitter Diminta tidak Berpolitik

#MenghindariSuspend Jadi Trending, Twitter Diminta tidak Berpolitik

JAKARTA, SUARADEWAN.com -- Berawal dari pembekuan beberapa akun Twitter ini, muncullah tagar #MenghindariSuspend. Isinya bukan kritik terhadap pemerin

Ditantang Sumpah Mubahalah, Fahri Sebut Ada Hukum Perdata
Fahri Hamzah: #LoveSulawesiUtara
Fahri Hamzah: Kemenangan Mahathir, Bukti Kekuatan Politik Yang Disokong Negara Juga Bisa Tumbang

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Berawal dari pembekuan beberapa akun Twitter ini, muncullah tagar #MenghindariSuspend. Isinya bukan kritik terhadap pemerintah ataupun Presiden Joko Widodo, melainkan satire berupa sanjungan. Tagar #MenghindariSuspend saat ini jadi trending topic di Twitter Indonesia.

Sebagaimana diberitakan sejumlah akun Twitter mendadak di-suspend, salah satunya @LawanPolitikJKW milik elite Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand kaget saat mengetahui akun Twitter-nya yang bernama @LawanPolitikJKW di-suspend. Dia mengatakan tak pernah melakukan hal yang melanggar aturan Twitter. Atas dasar itu, Ferdinand menuding pembekuan akun Twitter-nya disebabkan dia sering mengkritik pemerintah.

“Saya mengikuti semua apa pun itu Twitter rule. Jadi saya pikir ini bukan karena akun saya melakukan pelanggaran, tetapi saya lebih menduga karena akun saya memang kritis kepada pemerintah, terutama belakangan ini, meski dari awal saya memang kritis kepada pemerintah,” ujar Ferdinand.

Baca juga  Kementerian BUMN Jelaskan Perpres TKA, Politisi Demokrat: Rejim Senda Gurau

Atas kejadian tersebut, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah lalu memberi ‘tausiah’ ke Twitter.

“TO @TwitterID, kamu cari makan di negeriku. Ini bulan puasa. Tugasmu blok pornografi sesuai perintah UU bukan percakapan politik. Kalau nggak suka rakyat bising jangan cari makan di sini. Mengerti?” tulis Fahri, Rabu (13/6/2018).

Kepada Twitter, Fahri menjelaskan bagaimana anak-anak muda menggerakkan reformasi 20 tahun lalu hingga ‘terbukalah gerbang kebebasan’. Menurut Fahri, tanpa kebebasan, tentunya Twitter juga tak akan ada.

“Jadi nikmatilah kebebasan ini dengan teknologimu. Kami tak masalah kamu cari makan di sini. Tapi jangan berpolitik dengan kami. Kami muak diatur-atur sembarangan. Kami bangsa yang sabar tapi tidak suka kalau orang wewenang-wenang. Kami lawan sampai tetes darah penghabisan,” ungkapnya.

Baca juga  Fahri: Lihat Subtansi Yang Disampaikan Prabowo

‘Jangan berpolitik’ yang dimaksud Fahri adalah agar Twitter bertindak dan mengambil keputusan menggunakan UU dan aturan yang ada. Dia meminta Twitter tidak menjalankan agenda politik penguasaan.

“Sebab akan ada penguasa berkuping tipis, biarin aja salah sendiri punya kuping tipis. Karena yang harus dipegang adalah UU, itu saja. Jika penguasa punya permintaan untuk membungkam lawan politiknya, minta surat resmi, jangan bermain belakang,” tegas Fahri. (det)

COMMENTS

DISQUS: