oleh

Mengandalkan Kekuatan Relawan, Ketua DPC Hanura Kukar ini Yakin Menang 60 Persen

KUTAI KERTANEGARA, SUARADEWAN.com – Ketua DPC Hanura Kutai Kertanegara, Ishak, dengan yakin bisa memenangkan Pasangan Calon Cagub-Cawagub no urut 4, Rusmadi-Safaruddin dengan meraih kemenangan sebesar 60 persen jumlah suara di Kukar.

“Kemenangan sih kita baru menyiapkan, targetannya itu sekitar 60% lah. Dan semua elemen keliatannya semua sudah bergerak ini.” kata Ishak kepada suaradewan.com, Kamis (26/4) melalui sambungan seluler.

Ishak yang merupakan basic dari Relawan pemenangan mengutarakan bahwa kekuatan relawan di Kabupaten Kukar sendiri bisa dikatakan memiliki gerakan yang cukup massif.

“Yang kencang main itu Relawan, kebetulan saya basicnya relawan. Sebelum saya memegang partai, saya itu relawan dahuluan,” pungkas Ishak. Adapun, lanjut Ishak, relawan yang sudah dibentuk itu telah bergerak sejak November 2017 lalu, dengan strategi merekrut 55 orang per-kecamatan.

“Dia polanya, perkecamatan itu per 50 org, kita ambil dari 10 Desa terpadat. Jadi setiap Desa itu kita ambil 5, dan 10 dari kecamatan jadi 55 orang.” ungkapnya.

Selain itu kata Ishak sosialisasi di akar rumput juga massif dilakukan. Karena di Kukar, lanjut Ishak, isu yang kencang adalah isu soal penangkapan mantan Bupati non aktif, Ibu Rita Widyasari, yang juga terdesus kabar tentang kelibatan paslon Wacagub Safaruddin sewaktu masih Kapolda kaltim.

“Yang jelas itu sosialisasi ke akar rumput. Terus memperkenalkan paslon dengan sebenarnya dan mengcounter isu-isu terhadap paslon kita. Counternya berupa memberikan klarifikasi langsung kepada masyarakat.” pungkas Ishak.

Mantan aktivis relawan ini juga menyebutkan bahwa di Kukar sendiri paslon yang diusung partai Golkar itu tidak begitu solid. Meskipun basis Kukar adalah basis Golkar sejak kepemimpinan Rita widyasari. Apalagi dalam hal ini, klarifikasi juga terus di lakukan, baik itu lewat pak Rusmadi dan Pak Safaruddin.

Sementara, Ishak yang bekerja dengan strategi membangun jaringan di akar rumput terus merawat jaringan yang sudah ada dan terus menambah jaringan-jaringan baru demi kemenangan Paslon Rusmadi-Safaruddin.

“Kalau program sih standar sesuai yang sudah diarahkan. Karena kita bekerja sesuai dengan SOP yang sudah diatur di Paslon. Jadi apa kebutuhan paslon dibawah itu yang kita persiapkan di bawah. Dan kita selalu membangun jaringan dan kita selalu merawat jaringan yang sudah ada kita rawat dna membangun jaringan-jaringan baru” kata Ishak dengan penuh yakin.

Ia melanjutkan bahwa di Kabupaten Kukar, Tim pemenangan begitu kompak, dan berharap agar semangat ini terus dijaga sampai pada pertarungan terakhir. Namun, Ishak menyampaikan pesan agar untuk untuk pemenangan pusat (posko gabungan provinsi) agar selalu terbuka melakukan komunikasi dengan relawan yang datang ke posko pemenangan.

“Untuk tim di provinsi terutama di sekretariat pemenangan Bhayangkara jangaan terlalu ekslusif, dia harus menerima semua orang yang datang memberikan suatu penjelasan bukan menceramahi orang, ini kan kebanyakan menceramahi, sebenarnya kita sebagai tim sukses itu adalah corongnya paslon, mempromosikan paslon bukan meceramahi orang.” ungkap Ishak.

Ishak juga menambahkan bahwa pasangan Rusmadi-Safaruddin adalah pasangan yang bukan hanya berpengalaman soal pemerintahan tapi juga relegiusnya. “Yang menarik dari dasacita paslon RUsmadi-Safaruddin ini adalah di Religiusnya,” ungkapnya.

Yang terakhir, sambung Ishak, Kabupaten Kukar sendiri, semua elemen kompak bergerak, menjaring kekuatan dan komunikasi terus kepada akar rumput.

“Ada beberapa oknum yang sangat ekslusif. Harusnya inklusif dong, dan semangat kemenangan ini harus dijaga terus, di kukar ga ada persoalan, semua elemen kompak bergerak.” tutupnya. (aw)

Komentar