oleh

Mendagri Setuju DPR Kunker ke Luar Negeri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo mengatakan, selagi masih ada waktu, kunjungan kerja Pensus RUU Pemilu DPR RI ke luar negeri memang diperlukan. Sebab, melalui kunjungan itu pansus bisa menambah wawasan dalam rangka pembahasan RUU Pemilu.

“Sisa waktu saya kira perlu studi banding. Untuk menambah wawasan dalam rangka bahas RUU ini saya kira tidak ada masalah,” kata Tjahyo di Kantor Kemendagri, Jakarta.

banner 728x419

Namun dijelaskan Tjahyo, pihak Kemendagri tidak akan ikut dalam kunker tersebut, dan lebih memilih untuk fokus pada sinkronisasi peraturan.

Pansus RUU Pemilu rencananya akan melakukan kunker ke Jerman dan Meksiko pada 11-16 Maret nanti.

Menurut ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy, kunker tersebut dianggap penting lantaran Pansus ingin mempelajari dan melihat perbandingan sistem pemilu Jerman dan Indonesia. Sebab undang-undang Pemilu Indonesia sebelumnya banyak mencontoh sistem pemilu di Jerman.

“Kami juga sedang melakukan evaluasi terhadap sistem pemilu kita, terutama berkenaan dengan upaya memperkecil kesenjangan proporsionalitas (disproporsionalitas), districk magnitude, formula konversi suara ke kursi dan penataan daerah pemilihan. Soal ini menjadi penting untuk mendapat masukan yang komprehensif, sehingga ketika kami memutuskan penggunaan e-vote, potensi kegagalannya bisa kami perkirakan,” kata Lukman dalam keterangan tertulisnya.

Adapun tujuan Pansus RUU Pemilu ingin berkunjung ke Meksiko adalah untuk memperkaya perbandingan sistem pemilu, sebab negara-negara di Amerika Latin mereka anggap sebagai contoh terbaik untuk membandingkan keseluruhan sistem pemilu. (ZA)

Komentar

Berita Lainnya