oleh

Mantan Staf SBY Sebar Isu KTP Ganda, Jubir Timses Ahok Akhirnya Angkat Bicara

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Setelah Andi Arief gencar memviralkan isu KTP ganda di akun twitternya, Tim Sukses Ahok akhirnya mulai angkat bicara bahwa isu tersebut hanyalah rekasaya belaka alis hoax.

banner 728x419

Seperti diketahui, melalui akun @andiariefaa, mantan staf kepresidenan era SBY ini mengunggah beberapa foto KTP. Sejumlah foto-foto tersebut, menurutnya, adalah barang (KTP) yang didatangkan langsung dari Kamboja tujuan Jakarta.

“Saya perjelas, ini bukti pengiriman melalui Fedex KTP #banyak berasal dari Kamboja, tujuan Jakarta,” tulisnya dengan mencantumkan commercial invoice pengiriman barang FedEx.

Andi Arif mengakui bahwa sejumlah foto KTP tersebut adalah bukti penangkapan yang disaksikan langsung oleh pegawai Fedex dan Bea Cukai. Kutipnya dari pegawai Fedex, kiriman tersebut berasal dari Kamboja yang ditangkap oleh petugas Bea Cukai pada Jumat dini hari lalu.

“KTP #banyak yang beredar di media itu hasil tangkapan kiriman melalui Fedex berasal dari Kamboja, tujuan pengiriman warga di Jakut,” jelasnya kembali.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Tim Sukses Ahok, Ace Hasan Sadjili, menampik adanya upaya kecurangan melalui KTP ganda tersebut.

“Itu tidak benar sama sekali,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (8/2).

Tak hanya Ace, Jubir Timses Ahok lainnya, yakni Raja Juli Antoni, juga menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah mengada-ngada.

“Gak lah, aneh-aneh saja,” singkat Juli Antoni.

Bagi Juli Antoni maupun Ace, mengaku dan percaya akan adanya rasionalitas politik. Menurut mereka, publik di Jakarta saat ini sudah sangat rasional. Masyarakat tahu mana isu dan mana yang merupakan fakta.

Mereka pun optimis bahwa semakin Ahok dimainkan dengan black campaign, maka akan semakin solid juga dukungan publik untuknya.

Undecided voters yang rasional juga akan muak dengan isu-isu seperti itu. Dan akan tetap memilih Ahok,” tegasnya Juli. (ms)

Komentar

Berita Lainnya