oleh

Mahfud MD: GP Ansor Tak Boleh Bubarkan Pengajian

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Baru-baru ini, terjadi aksi pembubaran pengajian Ustads Khalid Basalamah oleh Gerakan Pemuda (GP) Anshor di Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa itu sempat memicu ketegangan, hingga akhirnya Khalid memutuskan untuk mengalah dan menghentikan ceramahnya.

Aksi ini pun menuai respon dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Mahfud MD. Ia menyayangkan adanya pembubaran pengajian tersebut oleh GP Ansor.

banner 728x419

Menurut Mahfud, tindakan-tindakan seperti itu sangat bertentangan dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia. Karenanya, aksi tersebut tidak boleh dilakukan, kecuali yang bertindak itu adalah pihak yang berwenang.

Baca Juga:  GP Ansor Apresiasi Film Kau adalah Aku yang Lain

“Kalau mengganggu bisa juga dibubarkan, tapi yang membubarkan harus polisi kalau pertemuan-pertemuan resmi seperti pengajian. Tak boleh ada yang ambil wewenang polisi,” kata Mahfud melalui akun Twitter pribadinya, Senin (6/3/2017).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) juga menilai bahwa apa yang dilakukan oleh GP Anshor tak ubah dengan apa yang juga sering dilakukan oleh ormas-ormas intoleran seperti FPI yang kerap menyertakan aksinya dengan tindak kekerasan dengan dalih penegakan hukum.

Baca Juga:  3 Alasan Mengapa Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK Cacat Hukum

“Hanya polisi yang bisa membubarkan pertemuan. Dulu kita mengecam FPI karena dituding bertindak sendiri. Masak, kita mau melakukan hal yang sama,” lanjut Mahfud. (ms)

Komentar

Berita Lainnya