oleh

Mahasiswa Kecam Amien Rais Stop Jangan Memecah Belah Umat

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Jakarta ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPUH) melakukan aksi demostrasi di depan Patung Kuda Jakarta Pusat 02 Mei 2018. Aksi tersebut sebagai respon keras dan ekspresi penolakan atas pernyataan Amien Rais yang diaggap provokatif dan berpotensi memecah belah persatuan umat.

“Kami mengecam dan menyayangkan pernyataan Amien Rais. Sebagai tokoh reformasi seharusnya menyejukkan dan mendidik bukan menciptakan kegaduhan dan memecah belah umat. Sekali lagi ini pelajaran bagi elit yang lain harus hat-hati mengeluarkan statemen jangan sampai merusak kebhinnekaan yang sudah kokoh tegak ini. Seharusnya pak Amien membangun narasi kebangsaan yang produktif dan menginspirasi banyak, jangan memecah belah,” ujar Andi Ullah, Koordinator AMPUH

banner 1280x904

Kontroversi pernyataan Amien Rais yang mendikotomikan partai Allah (hizbullah) dan partai Syaitan (hizbusyaitan) dinilai bertendensi politik dan sekadar untuk kepentingan politik 2019. Pernyataan ini juga dinilai merugikan partai-partai yang dikelompokkan sebagai hizbusyaithan (tidak taat kepada Tuhan).

“Jangan menghalalkan segala cara, apalagi mempolitisasi agama sebagai alat politik memecah belah umat untuk kepentingan politik sesaat. Karena mendikotomikan partai Allah dan partai Syaitan jelas menimbulkan perpecahan dikalangan umat,” tegas Andi Ulla

Ulla juga menegaskan, bahwa sekalipun kontestasi elektoral (Pemilu 2019) sudah memasuki “fase perang” jangan sampai merusak ikatan kebangsaan yang sudah terbangun kokoh, tegak berdiri dan jangan sekali-kali menggunakan isu SARA sebagai instrumen memecah belah umat demi untuk mewujudkan syahwat politik sekelompok tertentu. (fito)

Komentar