LSP KAPTEN INDONESIA, Siap Ciptakan SDM Unggul

LSP KAPTEN INDONESIA, Siap Ciptakan SDM Unggul

JAKARTA, SUARADEWAN.com - Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia masih jauh dari harapan. Tenaga kerja Indonesia rata-rata hanya mampu memasuki pasar

Kedatangan KAPTEN INDONESIA disambut Baik oleh Ketua BNSP
Dapat Apresiasi dari KSP, Kapten Indonesia Siap Bersinergi dengan Pemerintah
Resmi Dilantik, Abdul Rauf : DPD se-Indonesia Targetkan 2 Bulan Terbentuk

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia masih jauh dari harapan. Tenaga kerja Indonesia rata-rata hanya mampu memasuki pasar tenaga kerja sebagai buruh pabrik, belum sampai pada level profesi dan keahlian.

Hal tersebut diatas, mendorong Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (KAPTEN) Indonesia mendirikan sebuah lembaga otonom yang bergerak dalam meningkatkan kualitas, kompetensi, keahlian dan profesi tenaga kerja Indonesia, yakni Lembaga Sertifikasi Profesi KAPTEN INDONESIA.

Direktur Eksekutif Harianto Ogie menjelaskan bahwa LSP Kapten Indonesia, akan fokus bergerak di kompetensi tenaga kerja, yang saat ini kita bisa menyasar terlebih dahulu di kompetensi SDM keluaran SMK-SMK.

“Ya, misalnya profesi di kebidanan dan keperawatan dengan memberikan pelatihan kompetensi di jurusan mereka. Ada juga di bidang tata boga dan lain-lain. Sehingga keluaran SMK-SMK ini memiliki Sertifikasi bidang kerja. Mereka tak perlu lagi repot mencari kerja, nanti dengan sendirinya akan ada yang merekrut mereka,” ucap Harianto Ogie, di Jakarta, Rabu (11/12).

Baca juga  Jelang Pelantikan, Kapten Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSU Bhakti Asih

Saat ini, lanjut Oghie, LSP Kapten Indonesia akan segera menyelesaikan pelatihan Asesor – Asesor di BNSP. Sehingga ke depannya, Kapten Indonesia akan melakukan pelatihan sertifikasi secara mandiri.

Selain, itu LSP Indonesia bahkan sudah bisa bergerak dengan bermitra bersama para Asesor LSP lainnya. Karena kebutuhan mengangkat status tenaga kerja Indonesia ini sangat mendesak harus segera diselesaikan.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Kapten Indonesia, Abdul Rauf, menegaskan bahwa perhari ini, ada sekitar 20.000 tenaga kerja Indonesia di Jepang sudah siap untuk disertifikasikan. Dengan mengikuti pelatihan sertifikasi, akan lebih terarah masa depan tenaga kerja ini sebagai tenaga kerja ahli di bidangnya.

Baca juga  Sambangi Kementerian ESDM Kapten Indonesia Sampaikan Tentang Pola Kerja

“Jadi, para tenaga kerja yang sudah purna bertugas di luar negeri, akan kembali ke Indonesia sebagai ahli-ahli, karena mereka telah memiliki sertifikat profesi bidangnya. Nah, kendala tenaga kerja kita kan disitu, setelah pulang ke Indonesia, mereka bingung lagi mau ngapain. Dengan mengikuti pelatihan sertifikasi tentu saja masih banyak pasar kerja yang kembali merekrut mereka,” tegas Abdul Rauf, di Jakarta, Rabu (11/12). (aw)