Litbang Kompas: 7 Parpol Tak Lolos Ambang Batas

Litbang Kompas: 7 Parpol Tak Lolos Ambang Batas

Inilah Filosofi Dibalik Arsitektur Gedung DPR dan Monumen Nasional
Pansus Angket Datangi Kejagung, Kewenangan Penuntutan Terancam?
Hak Angket DPR untuk KPK, Alumni UI: Upaya Intervensi Penegakan Hukum

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Litbang Kompas mengeluarkan hasil survei Litbang Kompas, pada 22 Februari-5 Maret. Dalam survei tersebut menunjukkan tujuh partai politik peserta pemilu terancam tak lolos ke Senayan untuk mendapatkan kursi DPR.

Ketujuh parpol tersebut mendapat suara yang jauh di bawah ambang batas lolos ke parlemen sebesar 4 persen. Apa saja tujuh parpol tersebut?

Pertama, adalah Partai Senior seperti Partai Hanura adalah satu-satunya parpol yang saat ini mempunyai kursi di DPR, tetapi terancam tak lagi melenggang ke Senayan. Partai yang sempat mengalami dualisme kepemimpinan sejak dipimpin Oesman Sapta Odang itu hanya dipilih oleh 0,9 persen responden.

Atas dualisme tersebut, elektabilitas Hanura turun drastis dibanding Pemilu 2014 dengan 5,3 persen. Selain Hanura, Partai Bulan Bintang yang juga merupakan partai lama terancam tak lolos ambang batas, PBB hanya dipilih oleh 0,4 persen responden.

Baca juga  Anggota Komisi III DPR Sebut Penusukan 2 Anggota Brimob Tindakan Biadab

Partai lama lainnya adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang hanya mendapat 0,2 persen. Empat parpol partai politik pendatang baru juga belum mampu melawan dominasi parpol lama.

Partai-partai baru seperti Partai Perindo menjadi yang teratas dengan 1,5 persen, disusul Partai Solidaritas Indonesia 0,9 persen, Partai Berkarya 0,5 persen, dan Partai Garuda 0,2 persen.

“Meski mempertimbangkan tingkat sampling error +/- 2,2 persen pun, parpol ini masih sulit memenuhi angka minimal ambang batas parlemen,” tulis peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, Kamis (21/3/2019).

Selain ketujuh parpol di atas, ada tiga parpol lain yang elektabilitasnya tak melewati ambang batas parlemen sebesar empat persen. Ketiganya ialah PAN 2,9 persen, PPP 2,7 persen, dan Nasdem 2,6 persen. Kendati demikian, apabila ditambah dengan tingkat margin of error +/- 2,2 persen, ketiga parpol ini masih mempunyai peluang lolos ke Senayan.

Baca juga  Tiga Lembaga Survei Terbaik dan Terburuk Versi IWD

Sisanya, ada enam parpol yang elektabilitasnya berada di atas ambang batas parlemen 4 persen. Enam parpol itu ialah PDI-P 26,9 persen, Gerindra 17,0 persen, Golkar 9,4 persen, PKB 6,8 persen, Demokrat 4,6 persen, dan PKS 4,5 persen. Survei Litbang Kompas ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen. (aw/km)

sumber : kompas

penulis : amirwata

 

COMMENTS