oleh

Listrik Sering Padam, DPRD Bengkulu Pertanyakan Kinerja PLN

Rena Anggraini, SP - Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Rena Anggraini, SP – Anggota DPRD Kota Bengkulu Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

BENGKULU, SUARADEWAN.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mempertanyakan kinerja PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Bengkulu. Pasalnya, seharian kemarin Rabu (15/2) aliran listrik dipadamkan secara total se-Provinsi Bengkulu oleh PLN.

Anggota DPRD Kota Bengkulu, Rena Anggraini mempertanyakan tindakan PLN tersebut. Menurutnya selama ini masyarakat sebagai pelanggan PLN sudah memenuhi kewajibannya dengan baik seperti membayar tagihan listrik tepat waktu. Dan sebagai timbal baliknya, semestinya masyarakat sebagai konsumen mendapatkan pelayanan ketersediaan tenaga listrik secara baik dan berkesinambungan.

banner 728x419

“Apakah kewajiban yang kita laksanakan itu sia-sia karena tidak diimbangi dengan hak- hak yang sesuai? Ini merupakan pertanyaan yang selama ini ada di hati para konsumen selaku pelanggan PLN pengguna tenaga listrik,” kata Rena dalam akun Facebook nya, Kamis (16/2).

Rena menjelaskan bahwa hak-hak konsumen sudah jelas sekali seperti diuraikan dalam Undang- undang No. 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan Bagian Kelima (Hak dan Kewajiban Konsumen) Pasal 29 ayat 1, serta Pasal 4 UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Namun sayangnya tidak semua masyarakat mengetahui dasar hukum tersebut.

Baca Juga:  Anggota DPR RI dari PKS dan PKB Jadi Tersangka KPK

“Di dalam Pasal 29 ayat 1 Undang- undang No. 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan sudah dijelaskan apa yang menjadi kewajiban dari PLN. Dan sebagai konsumen yang merasa dirugikan kita mempunyai hak untuk menuntut apa yang menjadi hak-hak kita,” terangnya.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Namun seandainya memang terpaksa terulang lagi, lanjut Rena, hendaknya pihak PLN terlebih dulu memberikan informasi berupa jadwal yang jelas dan tepat kepada masyarakat, agar nantinya tidak menimbulkan keresahan.

Baca Juga:  Setelah Amien Rais, Giliran Elit PKS Sambangi Rizieq di Makkah, Ada Apa?

Data terhimpun, pemadaman listrik di Provinsi Bengkulu baik di Kota maupun sejumlah Kabupeten lainnya memang sering terjadi. Bahkan saking seringnya, masyarkat setempat sudah menganggapnya sebagai bagian dari rutinitas. PLN dalam konfirmasinya sering menyebutkan, bahwa pemadaman tersebut dilakukan karena ada perbaikan instalasi yang dilakukan, baik dalam rangka perawatan maupun kerusakan akibat bencana alam.

Manager PLN Area Bengkulu Faris Alhakim, Rabu (15/2) sudah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN se-Propinsi Bengkulu karena melakukan pemadaman listrik total. Pemadaman itu dilakukan karena pada Gardu Induk (GI) Lubuk Linggau ada gangguan Inter Bus Trafo 275 (Gardu Induk Ekstra Tinggi / Gitet) yang merupakan backbone Sumatera. Untuk melakukan perbaikan itu, maka PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik untuk sementara. (ZA)

Komentar

Berita Lainnya