oleh

Lestarikan Kearifan Lokal, Bamus Tangsel Fasilitasi Pertemuan Sesepuh Perguruan Silat

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Badan Musyawarah (Bamus) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) baru saja memfasilitasi pertemuan sesepuh perguruan silat di Tangsel. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengembangkan dan mengembalikan seni budaya, sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur serta meningkatkan nilai-nilai religiusitas.

“Ini bagian dari upaya Bamus dalam melestarikan kearifan lokal di Tangsel,” kata Ketua Umum Bamus Tangsel Julham Firdaus, kepada SuaraDewan.com, pada Kamis (24/8).

banner 1280x904

Sebab menurut Julham, Pemerintah Kota Tangsel (Pemkot Tangsel) selama ini hanya memberikan fasilitas secara kelembagaan silat. Akan tetapi, untuk budaya silat asli Tangsel dan para sesepuhnya tidak terjamah. Menanggapi realitas tersebut, Bamus Tangsel berupaya membangun kekuatan dalam konteks sosial dan budaya, guna menumbuhkan kembali budaya silat di Tangsel.

Baca juga  Bamus Tangsel : 9 Tahun Usianya, Keterbukaan Publik Di Tangsel Kosong

“Para guru silat yang ada di masyarakat harus diperhtikan dan diberikan subsidi rutin agar smua anak muda kembali cinta, dan mau belajar budaya dan silat. Sementara saat ini, Pemkot minim perhatian dalam hal itu. Sementara realitas yang ada, icon budaya tetap dipakai untuk kegiatan seremonial dan kepentingan politik saja,” tegasnya. (fn)

Komentar