Lagi, Jelang Lebaran Polisi Ciduk Pemalsu Uang di Bengkalis

Lagi, Jelang Lebaran Polisi Ciduk Pemalsu Uang di Bengkalis

Baru Dua Bulan Keluar Penjara, Residivis Pemalsu Uang Ini Kembali Ditangkap
Polisi Ciduk Residivis Pembuat Uang Palsu
Jutaan Uang Palsu Kembali Diungkap Polisi

PEKANBARU, SUARADEWAN.com – Kepolisian Resor Bengkalis menangkap Juri Hamdani (36) warga Simpang Karet KM 14 Kulim, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Riau. Hanya bermodalkan printer, pria yang bekerja sebagai petani ini diduga telah mencetak uang palsu sebanyak Rp 23,9 juta.

“Uang palsu dicetak menggunakan printer,” kata Kapolres Bengkalis Ajun Komisaris Besar Abas Basuni, Sabtu (17/6/2017).

Dalam melancarkan aksinya, lanjut Abas, Juri bekerjasama dengan rekannya Usman yang diduga bertugas sebagai pengedar. Diketahui Usman telah mengedarkan uang palsu sebanyak Rp 4 juta. Namun sampai saat ini tersangka Usman belum dapat diketahui keberadaannya.

“Masih dalam pengejaran,” tambahnya.

Penangkapan terhadap Juri bermula dengan adanya informasi dari masyarakat bahwa pelaku bakal mengedarkan uang palsu dengan cara menjualnya kepada masyarakat. Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan.

Baca juga  Niat Eksekusi Rumah, PN Rembang Malah Ungkap Pembuatan Uang Palsu

Polisi melakukan penangkapan di Simpang Puncak Kulim, Kecamatan Mandau, Jumat malam (16/6/2017) sekitar pukul 21.00. Pelaku yang berada di lokasi tak dapat mengelak ketika diperiksa petugas. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu sebanyak Rp 6 juta.

“Pelaku akhirnya mengaku telah memalsukan uang itu,” imbuh Abas.

Kepada polisi, Juri mengaku telah melancarkan aksinya sejak dua bulan lalu. Ia juga menjelaskan dalam melakukan pemalsuaan uang hanya dengan menggunakan alat berupa printer dan kertas HVS. Ia menerangkan bahwa rekannya Usman telah mengedarkan uang palsu sebanyak Rp 4 juta. Namun, saat dilakukan penangkapan, Usman lebih dulu melarikan diri.

Baca juga  Jutaan Uang Palsu Kembali Diungkap Polisi

“Pelaku Usman tidak berada di rumahnya,” tuturnya.

Setelah menangkap pelaku, polisi kembali melakukan penggeledahan di rumah pelaku di kawasan Puncak, Kulim. Polisi kembali menemukan uang palsu sebanyak Rp 23,9 juta beserta barang bukti yakni printer, kertas HVS dan penggaris.

Dari keterangan pelaku, pemalsuan uang tersebut untuk memanfaatkan momen hari lebaran yang rencananya akan diedar dengan cara dijual kepada masyarakat.

Pelaku dan barang bukti saat ini pun diamankan pihak kepolisian.

“Pelaku dan barang bukti sementara ini kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Abas. (ms)

COMMENTS