oleh

KY Tidak Punya Alasan Periksa Wakil Ketua MA Suwardi Karena Lantik OSO

JAKARTA, SUARADEWAN.com Р Mahkamah Agung (MA) melalui Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas MA Witanto mengatakan, Komisi Yudisial (KY) tidak memiliki alasan untuk memeriksa Wakil Ketua MA Suwardi karena melantik Osman Sapta Oedang (OSO) sebagai ketua DPD RI.

Hal itu disampaikan Witanto menanggapi laporan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia  (PBHI) Nasional kepada KY pada Kamis (18/5) lalu.

“Tidak ada alasan untuk memeriksa WKMA karena tidak ada pelanggaran dalam proses pemanduan sumpah pimpinan DPD,” kata Witanto melalui keterangan tertulis, Sabtu (27/5).

Baca juga  Konflik DPD, Komisi Aparatur Sipil Negara Turun Tangan

Menurut Witanto, pelantikan OSO bersama dua orang Wakilnya itu sudah sesuai dengan UU MD3 dan tatib nomor 3 tahun 2017 sebagai pengganti tatib 1 tahun 2017 yang dibatalkan oleh putusan MA.

“Jadi sama sekali tidak ada yang dilanggar oleh WKMA. Justru sebaliknya, jika WKMA tidak melakukan pemanduan sumpah maka akan melanggar UU MD3,” kata Witanto.

Baca juga  Formappi Prihatin Atas Konflik Pimpinan DPD

Sebelumnya, Kepala Bidang Perekrutan Hakim KY Maradaman Harahap mengatakan, akan memanggil Suwardi untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran kode etik lantaran melantik OSO sebagai ketua DPD RI.

“Siapapun orangnya, kalau dia salah, sekalipun Ketua MA, ya kami siap untuk memeriksa. Enggak usah meragukan keberanian kami di sini,” tukas Mardaman. (za/tr)