oleh

Kualitas Cerita dan Adegan Dewasa 5 Film Thailand Ini Bikin Gerah

SUARADEWAN.com — Adegan dewasa tampaknya sudah menjadi sebuah hal yang semakin wajar untuk disaksikan dalam sebuah film. Hal ini karena selain sebagai ‘penyegar mata’ bagi penontonnya, momen seksual dalam sebuah film juga penting buat menggambarkan tingkat keintiman hubungan antarkarakternya.

Makanya, film-film yang diproduksi di Thailand juga enggak mau kelewatan untuk menghadirkan sejumlah adegan seks yang melibatkan para aktornya. Meski ‘menjual’ momen seksual di dalamnya, kualitas cerita dari film Thailand tersebut masih tetap menarik untuk diikuti. Bahkan, salah satu film Thailand dengan adegan dewasa di dalamnya ada yang mampu mendapat penghargaan bergengsi.

banner 1280x904

Berikut ulasan singkat Film Thailand tersebut:

1. Butterfly in Grey (2002)

Butterfly in Grey (2002)

Cukup melihat posternya saja, seharusnya sudah bisa ditebak kalau film Thailand yang satu ini memiliki nuansa erotis serta menghadirkan adegan dewasa di dalamnya. Bahkan, jumlah adegan seks yang terdapat dalam film ini terbilang cukup banyak dan beberapa di antaranya mampu bikin ngilu karena ada unsur kekerasannya.

Butterfly in Grey berkisah tentang kehidupan wanita bernama Dao-sawai yang harus menjalani hukuman penjara setelah melakukan tindakan pembunuhan. Wanita yang dulunya memiliki masa depan yang cerah tersebut kini harus menjalani brutalnya kehidupan penjara yang terkadang menyiksanya secara seksual.

2. Eternity (2010)

Diadaptasi dari novel dengan judul sama karangan Choopiniji yang dirilis pada 1957, Eternitymerupakan sebuah film yang mengusung genre romantis-erotis. Meski begitu, kisah romansa yang diceritakan dalam film Thailand ini bisa dibilang cukup mustahil untuk terjadi di dunia nyata serta memiliki akhir yang tragis.

Baca juga  Chemistry ke Intimasi, 7 Film Yang Berujung Pada Perceraian Pemainnya

Pasalnya, Eternity mengisahkan hubungan perselingkuhan yang dijalani oleh seorang pria muda bersama dengan tantenya. Kita pun disajikan dengan beberapa adegan dewasa yang melibatkan pasangan keponakan-tante tersebut.

Terlepas dari temanya yang sangat sensual sekaligus mengundang kontroversi, Eternitymendapatkan sambutan yang baik dari kritikus film. Buktinya, film ini berhasil meraih 5 penghargaan di ajang Thailand National Film Association Awards 2011, termasuk untuk kategori “Best Picture” dan “Best Art Direction”.

3. Jan Dara the Beginning (2012)

Jan Dara the Beginning merupakan remake dari film erotis fenomenal Thailand berjudul Jan Dara(2001) yang diadaptasi dari sebuah novel. Kisahnya berfokus pada Jan Dara, seorang pria yang tumbuh besar tanpa kehadiran ibu kandungnya serta dengan perlakuan buruk dari sang ayah. Hal ini kemudian membuat Jan Dara berniat untuk membalaskan dendam kepada sang ayah dengan cara berhubungan seksual bersama ibu tirinya.

Selain adegan dewasa, daya tarik dari film yang satu ini terletak dari pemeran utamanya yang dibintangi oleh aktor kenamaan Thailand, yaitu Mario Maurer. Sayangnya, pesona Maurer hanya mampu membuat film Thailand ini meraih skor 5,7/10 saja di IMDb. Meski begitu, film ini tetap memiliki sekuelnya pada 2013 berjudul Jan Dara: The Finale dengan kembali menggandeng Mario Maurer.

4. Spell (2014)

Mungkin banyak dari kalian yang mengakui kalau industri persinemaan Thailand memproduksi sejumlah film horor terseram yang ada di dunia. Nah, lewat film yang berjudul Spell ini, nuansa horor yang menyeramkan khas Thailand tersebut digabungkan dengan sejumlah adegan dewasa yang bikin kalian semakin gelisah saat menonton.

Premis dari film ini pun sudah cukup menyeramkan, yaitu wanita bernama Prae yang dirasuki oleh roh wanita hamil yang sudah meninggal. Hal ini karena Lek memberikan Prae sebuah ramuan cinta yang dibuat menggunakan organ dari sang wanita hamil. Kini, roh dari sang wanita hamil tersebut pun siap membalaskan dendam atas kematiannya.

5. Mae Bia (2015)

Sama seperti Spell, Mae Bia juga merupakan film horor Thailand yang menampilkan adegan dewasa di dalamnya. Menariknya, kisah yang ada pada film ini diadaptasi dari mitos masyarakat lokal berkaitan dengan sesosok wanita yang berwujud ular.

Dalam film ini, sosok wanita berjuwud ular tersebut bernama Mekhala yang berprofesi sebagai pemandu wisata di Thailand. Mekhala memiliki sebuah kutukan yang membuat sejumlah pria yang pernah dekat dengannya tewas. Namun, kini justru ada seorang pria dengan status menikah yang justru terpikat dengannya. Lantas, apakah pria tersebut mampu menghancurkan kutukan yang mengekang Mekhala?. (kincir)

Komentar