KPU Sebut Semua Capres Akan Dikawal Paspampres

KPU Sebut Semua Capres Akan Dikawal Paspampres

Pergantian Komisioner KPU Tidak Akan Mengganggu Pelaksanaan Pemilu
Real Count KPU DKI: Ahok-Djarot 42,05%, Anies-Sandi 57,95%
Lewat Voting, Komisi II DPR RI Sahkan Anggota KPU-Bawaslu 2017-2022

JAKARTA, SUARADEWAN.com- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan setiap orang yang sudah ditetapkan sebagai calon Presiden dan calon Wakil Presiden bakal dikawal oleh Pasukan Pengamanan Presiden (paspampres).

“Harap diketahui ya, siapapun kalau sudah ditetapkan sebagai calon Presiden juga dapat fasilitas pengamanan setingkat Paspampres,” kata dia, di kantor KPU, Jumat (16/3).

Hasyim mengamini bahwa setiap peserta Pilpres tidak boleh menggunakan fasilitas negara selama berkampanye. Hal itu jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Menurutnya, pengawalan dari Paspampres tidak termasuk fasilitas negara yang dimaksud. Meskipun, biaya operasional yang digunakan Paspampres dibebankan kepada anggaran negara.

“Ketika kampanye tidak menggunakan fasilitas negara kecuali satu yang disebut-sebut dalam uu itu fasilitas pengamanan,” ucapnya.

Diketahui, pada Pasal 305 ayat (2), (3) dan (4) UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa capres dan cawapres mendapat fasilitas pengamanan, kesehatan, dan pengawalan yang bersumber dari APBN.

Baca juga  Real Count KPU DKI: Ahok-Djarot 42,05%, Anies-Sandi 57,95%
Baca juga  Polisi Sudah Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Penusukan Paspampres

Kemudian pada ayat (5) dinyatakan bahwa ketentuan lebih lanjut terkait pemgawalan dan pengamanan diatur dalam peraturan presiden. Selain faktor keamanan, Hasyim menyebut pengawalan oleh Paspampres itu demi kesetaraan fasilitas antar petahanan dengan non-petahanan. “Ini agar setara dengan pasangan lain yang tidak sedang duduki jabatan Presiden,” tutupnya. (af)

COMMENTS