oleh

KPU Diminta Sosialisasikan Pelarangan Pemasangan Foto Tokoh

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan meminta KPU menyosialisasikan larangan memasang foto tokoh nasional, termasuk presiden, dalam atribut kampanye partai politik. Apalagi PKB identik dengan tokoh-tokoh nasional Nahdhatul Ulama (NU).

“Itu harus disosialisasikan secara luas karena, bagi masyarakat, para tokoh tersebut adalah tokoh bangsa yang mereka kagumi, yang menjadi spirit ideologi dibangunnya sejumlah partai,” tegas Daniel saat dihubungi, Selasa, 26 Februari 2018.

banner 1280x904

Daniel mengaku partainya tidak bisa membendung rasa cinta kader terhadap tokoh-tokoh bangsa yang dianggap berjasa terhadap partai. Biasanya, hal itu diungkapkan melalui alat peraga kampanye. Daniel menyadari pemasangan foto tak berdampak signifikan pada elektabilitas partai. Pelarangan tersebut dikhawatirkan menimbul gejolak psikologis kader.

Baca juga  Bawaslu: Sejumlah Hal Teknis Diabaikan KPU Dalam Persiapan Pilkada Serentak

“Jangan sampai pelarangan membuat kesan tokoh-tokoh bangsa ini jadi seperti tokoh terlarang,” ujar Daniel. Sebelumnya, KPU menyosialisasikan aturan terkait alat peraga kampanye yang memasang foto tokoh nasional, termasuk presiden. Pemasangan foto terbatas pada pengurus partai politik terkait. Hal itu telah dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan bakal diberlakukan September 2018. (af)

Komentar