oleh

KPK Segel Ruang Kerja BWSS Bengkulu, Para Pejabatnya Kabur

BENGKULU, SUARADEWAN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali lakukan penyegelan atas ruang kerja para pejabat di kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu. Penyegelan ini didasari lantaran adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji terkait proyek-proyek para pejabat di BWSS ini.

Di antara ruang kerja yang disegel KPK adalah ruang kerja Kepala Balai, Kasubag Tata Usaha, Kepala SNVT PJSA, Kepala SNVT PJPA, PPK Irigasi dan Rawa, serta PPK Irigasi dan Rawa II.

Anehnya, pasca penyegelan oleh KPK ini, sejumlah pemilik ruangan alias para pejabat BWSS tak tampak lagi batang hidungnya. Mereka menghilang, kabur entah ke mana.

Baca juga  Pansus Akan Panggil Miryam, ICW: DPR Tidak Boleh Memaksa

Menurut keterangan dari petugas keamanan kantor, para pejabat yang bersangkutan sempat datang sebelumnya. Tapi tak berselang lama, mereka akhirnya pergi lagi, dan sampai sore tak kembali ke kantor.

“Bapak Kepala Balai dan Kasubag Tata Usaha memang sedang ada urusan dinas ke Jakarta,” terang salah seorang petugas keamanannya di lokasi, Sabtu (10/6/2017).

Seperti diketahui, penyegelan ruang kerja di BWSS ini terkait erat dengan suap pengumpulan data keterangan atas pelaksanaan proyek-proyek para pejabatnya. Dan pada hari itu juga, dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK berhasil menyita uang sebesar Rp 10 juta dan tiga orang lainnya diamankan.

Baca juga  Finalis Putri Indonesia Menerima Pembekalan Antikorupsi

“Selain mengamankan ketiganya, tim juga mengamankan uang sejumlah Rp 10 juta di lokasi. Uang itu dalam pecahan Rp 100 ribu dan dimasukkan ke dalam amplop,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Jakarta.

Basaria menjelaskan bahwa KPK telah mengetahui adanya rencana penyerahan uang tersebut dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BWSS dan seorang kontraktor kepada Kasi Intel Kejati Bengkulu Parlin Purba.

“Diindikasikan ini bukan pemberian yang pertama. Sebelumnya diduga telah diterima uang sebesar Rp 150 juta dari proyek-proyek di Provinsi Bengkulu,” lanjut Basaria. (ms)

Komentar