KPK Banyak Terima Laporan Soal Penyalahgunaan Dana Desa

KPK Banyak Terima Laporan Soal Penyalahgunaan Dana Desa

Dana Desa Prioritaskan Sarana Olahraga di Tiap Desa
Menkeu Sosialisasikan Kebijakan Transfer Daerah dan Dana Desa
Antisipasi Penyimpangan Tata Kelola, Arteria Dahlan: Dana Desa Harus Dikawal

MAKASSAR, SUARADEWAN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menerima banyak laporan soal penyalahgunaan dana desa. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, dalam menyikapi dan menanggapi upaya antisipasi penyalahgunaan dana desa.

“Sekarang saja sudah ada 300 laporan yang masuk ke kami dan 600 laporan masuk ke Kementerian Desa. Jadi bantu dong,” ujarnya di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Rabu (5/7/2017).

Untuk akuntabilitasnya sendiri, lanjut Pahala, desa sebenarnya dibantu dengan dana yang besar. Hanya saja, setelah dana tersebut diterima, masalah datang dari aspek pertanggungjawabannya, yakni keuangan dan hasilnya.

“Kalau sistem penyalurannya enggak masalah, tapi ketika sampai di desa kan harus ada pertanggungjawabannya. Yang keuangan ini mengkhawatirkan datanya,” terangnya.

Sejak 2016, dana desa terus mengalami peningkatan, yakni mencapai Rp 46 triliun. Dan pada 2017, meningkat lagi menjadi Rp 70 triliun. Sementara pada 2018, dana dana meningkat sampai Rp 122 triliun.

Sayangnya, tutur Pahala, baru 30 persen yang menggunakan sistem pelaporan, sementara sisanya yang lebih besar belum.

“Uangnya sudah cair, nah, yang 70 persen ini gimana melaporkannya? Bayangkan jumlahnya segitu,” pungkasnya.

“Jangan sampai banyak kepala desa yang kejeblos. Mungkin tidak berniat jelek, tapi ya, di desa kan berapa kemampuannya. Nah, mahasiswa inilah yang bantu,” imbuh Pahala. (ms)

COMMENTS