Korea Utara Sandera Warga Malaysia?

Korea Utara Sandera Warga Malaysia?

Digencet Dengan Berbagai Sanksi Internasional, Ini Cara Korea Utara Stimulasi Perekonomiannya
Siapa Membunuh Kim Jong-Nam?
Donald Trump Sebut Korut Ancaman Bagi Dunia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Polemik yang terjadi antara pemerintah Korea Utara dengan Malaysia kian meruncing. Hal ini bisa dinilai dari dikeluarkannya pernyataan larangan bagi warga negara Malaysia yang tinggal di Korut untuk meninggalkan negara monarki tersebut.

Sebagaimana diinformasikan oleh kantor berita Korea Central News Agency (KCNA), larangan tersebut diberlakukan hingga kasus kematian Kim Jong-Nam, kakak tiri dari penguasa Korut Kim Jong-Un, dituntaskan oleh pihak Malaysia.

Baca juga  Asian Games 2018 Jadi Momen Bersejarah Bagi Bangsa Korea

“Semua warga negara Malaysia di DPRK untuk sementara akan dilarang meninggalkan negara ini, hingga insiden yang terjadi di Malaysia terselesaikan dengan baik,” kata Kementerian Luar Negeri Korut sebagaimana dilansir oleh KCNA.

Meski demikian, baik diplomat maupun WN Malaysia, mereka tetap akan diizinkan untuk melakukan rutinitas kesehariannya, hidup secara normal sebagaimana biasanya. Ya, meski sejumlah pihak menilai bahwa mereka diperlakukan sebagai sandera oleh pemerintah Pyongyang tersebut.

Baca juga  Parlemen Malaysia Sebut 1MDB Terindikasi Pidana, Minta Eks CEO Diselidiki

Sebelumnya, polemik ini mulai meruncing ketika pemerintah Malaysia mengusir Duta Besar Korut untuk Negeri Jiran. Tindakan ini kemudian dibalas dengan tindakan serupa, mengusir Debes Malaysia untuk Korut.

Hingga kini, kasus kematian Kim Jong-Nam itu belum diumumkan secara detail. Pihak kepolisian Malaysia masih memburu beberapa warga Korut yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (ms)

COMMENTS