Kolaborasi MRT – Gojek, Luncurkan Inovasi #GakPakeLama di Lebak Bulus

Kolaborasi MRT – Gojek, Luncurkan Inovasi #GakPakeLama di Lebak Bulus

Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan, Ikut Ramaikan IBT Expo di Surabaya
Proyek Pembangunan Apartement Bintaro Embarcadero Diduga Belum Mengantongi Izin
Tips: Kapan Bisa Merdeka Secara Finansial?

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Perusahaan star-up di bidang transportasi Gojek Indonesia kembali meluncurkan sebuah Inovasi Baru, #GakPakeLama adalah sebuah inovasi aplikasi dengan metode simple, mudah dan lebih efisien. Anda bisa menggunakan aplikasi ini dengan 3 metode, Panduan Titik Jemput Terdekat, Titik Jemput Dengan Foto, serta fitur ”Goride dan Gocar Instan’.

Inovasi terbaru ini diperkenalkan untuk menyempurnakan layanan GoRide dan Gocar yang selama ini menjadi primadona sekaligus ‘jagoan’ perusahaan startup ini.

Sinta Nugroho, Chief of Publik Policy and Government Relation, menuturkan bahwa perusahaan Gojek yang merupakan buatan anak bangsa ini akan bertransformasi menjadi sistem integrasi yang salah satunya adalah GoRide.

“Gojek selalu mengeluarkan inovasi baru yg selalu mempermudah kita,” kata Sinta Nugroho dalam sambutannya dalam peluncuran Inovasi baru #GakPakeLama yang digelar di Transit Plaza MRT Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Sinta juga menjelaskan, bahwa sebagai seorang Commuter tentu saja menginginkan ada kenyamanan dalam setiap perjalanan, jadi semua terintegrasi dengan baik dan nyaman antara MRT dan Gojek. Dan Goride akan sangat mempermudah kita.

Peluncuran Inovasi #GakPakeLama Gojek dan MRT.

“Supaya pengalamannya itu menyenangkan dalam setiap perjalanan,  semua pengalaman yang terkait dengan gojek itu semua incouble. Kita melihat dari dua sisi yakni dari customer dan pengemudi agar semua sama-sama nyaman. Jadi tidak ad ngetem lama-lama, sudah tau titik jemput, atau mengirim foto, sehingga bagi kita pengguna transportasi memiliki pengalaman menggunakan transportasi menyenangkan,” pungkas Sinta.

Baca juga  Lentera Digital Global Kembangkan Inovasi Digital Payment dengan Teknologi Blokchain

Direktur utama MRT DKI Jakarta, William Subandar, memberikan kesan yang mengembirakan dari hasil kerjasama MRT dan Gojek. Integrasi moda transportasi dengan fitur tekhnologi menurutnya adalah sebuah terobosan anak bangsa yang paling brilian.

“Jadi dengan adanya inovasi #GakPakeLama ini akan mengintegrasikan kenyamanan antara Gojek dan MRT. Saya selalu menggunakan MRT, hari ini kita melihat proses interaksi secara sempurna di Plaza Transit MRT Lebak bulus. Dimana para driver dan customer tidak perlu sulit-sulit menunggu karena sudah ada fasilitas GoRide.” kata William ditempat yang sama kepada awak media.

Lanjutnya, “Dari Lebak bulus kita menuju 13 stasiun lainnya dengan sangat mudah.  Kita ingin menciptakan situasi transportasi yang nyaman. Jakarta hari ini penuh dengan kenyamanan dalam transportasi, Dari MRT, kemudian diluncurkan jalur khusus sepeda dan sekarang inovasi GoRide,” pungkas William.

MRT Jakarta, menurut William, melayani lebih dari 90.000 penumpang setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sebagiannya pergi dan berangkat ke stasiun menggunakan moda transportasi lain, termasuk salah satunya transportasi online.

“Hadirnya layanan GoRide Instan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna MRTJ yang membutuhkan transportasi lanjutan, setelah peresmian hari ini saya berharap sinergi serupa bisa diimplementasikan di stasiun-stasiun yang lain,” kata William, di Lebak Bulus, Selasa (15/10).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memberikan apresiasi terhadap dua layanan transportasi ini. Menurutnya, DKI Jakarta berkomitmen ingin menghadirkan smart mobility bagi masyarakat Ibukota.

Baca juga  Meriah, Re-Branding Horison Grand Serpong Tampilkan Ornamen Budaya Lokal 

“Hari ini kita berhasil mengkolaborasi antara dua pelaku transportasi yakni MRT dan Gojek. Kolaborasi aktif yg tujuan positif. Maka sekarang oleh pak Gubernur paradigma penataan transportasi di perbaiki. Jakarta akan merevitalisasi semua trotoar demi kenyamanan pengguna jalan dan transportasi yang lebih baik. Pejalan kaki dan pesepeda adalah paradigma penataan tata kota. Prioritas kita ada 3 yaitu, pejalan kaki, pesepeda dan angkutan umum,” kata Syafrin Liputo.

VP Transport Marketing Gojek Monita Moerdani mengatakan sebagai perusahaan rintisan penyedia layanan transportasi berbasis online, pihaknya akan terus mengutamakan kenyamanan customer. “Gojek senantiasa memberikan layanan yang paling nyaman, mudah dan cepat bagi para pelanggan,” ujar Monita, dalam peluncuran tersebut.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap para pelanggan setianya, Gojek pun terus menghadirkan inovasi. Seperti memperkenalkan inovasi yang baru saja diluncurkan ini. “Beragam inovasi kami hadirkan untuk memenuhi komitmen itu, diantaranya melalui kampanye #GakPakeLama,” kata Monita.

Artis Film Indonesia, Hannah Al Rasyid

Artis Film Indonesia, Hannah Al Rashid, yang juga hadir dalam peluncuran dan kampanye #GakPakeLama itu juga merupakan salah satu pengguna aplikasi trasportasi Gojek. Hannah menuturkan bahwa kualiatas pelayanan Gojek sudah sangat bisa dipercaya oleh customer.

“Saya yakin, kualitas dan kecepatan layanan transportasi Gojek terjamin. Bahkan pelanggan GoRide berhak mendapatkan voucher diskon apabila dijemput lebih dari 3 menit dari estimasi waktu penjemputan yang tercantum di Aplikasi.” jelas Hannah Al Rashid di Plaza Transit MRT Lebak Bulus, Selasa (15/10/2019).