KNPI dan Sejumlah OKP HALUT Menilai Wakil Bupati dan Sekda Halut Munafik

KNPI dan Sejumlah OKP HALUT Menilai Wakil Bupati dan Sekda Halut Munafik

Diduga, Musda KNPI Halut ada Intervensi Kepentingan
BKPRMI Persiapkan Rizki Hamid dan Stevan Tindage Untuk Pimpin KNPI Halmahera Utara
Babak Final MUSDA KNPI Kota Jayapura

HALUT, SUARADEWAN.com – KNPI HALUT dan Sejumlah OKP Halut yang tergabung dalam APPK (Aliansi Peduli Petani Kopra) menilai Wakil Bupati Halmahera Utara dan Sekda Pembohong.

APPK Menilai Wakil dan Sekda Halut mengingkari janji atas pernyataan mereka yang berjanji akan menindak lanjuti hasil kesepakatan bersama menggelar FGD sebagai forum mencari Solusi harga Kopra dengan APPK pada saat Audensi pada tanggal 17 Juni 2019 di kantor Bupati Halmahera Utara.

Kesepakatan bersama akan menggelar FGD, disepakati bersama Antara APPK, Pemda Halut yang diwakili langsung oleh Wakil Bupati, Ketua Tim kajian, dan Sekda. turut hadir juga Janlis Kitong sebagai Ketua Komisi 2 DPRD Halut pada saat Audensi. Kesepakatan ini lahir dari sebuah pesimisme dan kebuntutan pada tubuh Pemda Halut yang tidak pernah dapatkan kepastian. Ketua Tim Kajian Kopra, Wakil Bupati Halut dalam forum audensi, mengatakan berbagai Solusi mereka telah lakukan tapi gagal karena terhambat oleh berbagai macam faktor, salah satunya regulasi.

Baca juga  Diduga, Musda KNPI Halut ada Intervensi Kepentingan

Mencari solusi atas Kebuntutan tersebut, APPK mengusulkan perlu adanya FGD sebagai forum lanjutan menjawab kebuntutan Pemda Halut yang gagal mengurusi masalah Kopra. Usulan ini diterima baik oleh Muhlis Tapi-Tapi sebagai wakil Bupati Halut, bahkan wakil Bupati Halut berjanji akan membantu anggaran untuk kegiatan ini. namun sampai sekarang kegiatan belum diselenggarakan.

Reinhard Kristo Hontong Koordinator FGD menyampaikan, sampai saat ini kegiatan tidak dapat diselenggarakan karena Pemda sama sekali tidak merespon TOR kegiatan yang diberikan oleh APPK, bahkan teman-teman yang tergabung dalam APPK terus menghubungi Wakil Bupati dan Sekda tapi tidak mendapat respon yang jelas dan tidak konkrit.

“Saya sebagai Kordinator FGD dan teman-teman 2 minggu lalu suda masukkan TOR ke Sekda melalui Stafnya, saya juga dan teman-teman terus menghubungi Wakil bupati dan Sekda tapi tidak mendapat respon yang dan tidak konkrit,” ucap Kordinator FGD yang biasa disapa Kristo.

Baca juga  Babak Final MUSDA KNPI Kota Jayapura

Takdir Barakati Ketua Umum KNPI Halut yang juga tergabung dalam APPK merasa pak Wakil bupati Halut dan Sekda Halut telah Berbohong.

“Kami yang tergabung dalam APPK sebagai wadah perjuangan Petani Kopra, sudah dibohongi oleh wakil Bupati Halut. Wakil bupati tidak menghargai apa yang diperjuangkan oleh APPK. saya berharap Pemda Halut harus lebih serius mengurusi persoalan Kopra, Pemda tidak boleh membiarkan petani Kopra mengurusi masalah mereka sendirian, dan harus malu sama Pemuda hari ini yang masi punya kemauaan mengurusi ini dibanding Pemda,” Tutur Takdir Barakati. (sd)