oleh

Ketua MPR Ingatkan Soal Memudarnya Nilai-nilai Luhur Bangsa

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima audiensi Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Anshor (GP Anshor) di ruang Ketua MPR, Nusantara III Kamis (16/3). Delegasi GP Anshor dipimpin langsung Ketua Umum Yaqut Cholil Qoumas.

Menurut Yaqut, kehadiran GP Anshor menghadap Ketua MPR adalah untuk menyampaikan keprihatinan terkait kondisi kebhinnekaan saat ini.

banner 728x419

“Pak Zulkifli adalah Tokoh bangsa yang pertama kali kita temui, setelah sebelumnya GP Anshor bertemu redaksi media,” kata Yaqut.

GP Anshor selaku organisasi kepemudaan mengaku siap menerima arahan dari Ketua MPR untuk memperkuat dan merawat kebhinnekaan.

“GP Anshor berharap banyak pada Ketua MPR untuk tampil menjadi penjaga kebhinnekaan kita,” ujar Yaqut.

Menanggapi yang disampaikan GP Anshor, Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa selama ini tidak ada masalah dengan kebhinnekaan kita.

“Dulu Raja-raja merelakan kekuasannya demi terbentuknya NKRI. Tokoh-tokoh Islam juga merelakan Piagam Jakarta demi keutuhan bangsa,” kata Ketua MPR.

Masalah utama yang seharusnya dihadapi seluruh elemen bangsa menurut Ketua MPR adalah kesenjangan.

“Gap yang terlalu lebar antara kaya dan miskin ini yang justru lebih potensial mengakibatkan perpecahan,” ujar Zulkifli.

Untuk mengatasi kesenjangan itu, Ketua MPR menegaskan bahwa dibutuhkan pemimpin yang Pancasilais. “Pemimpin yang kata katanya mempersatukan dan tidak merendahkan. Pemimpin yang tegas berpihak pada rakyat,” terang Zulkifli.

Dalam kesempatan tersebut Ketua MPR juga mengajak GP Anshor untuk menjaga persatuan ummat.

“Kantongi dulu perbedaannya, cari persamaan. Saatnya ummat bersatu kejar ilmu pengetahuan dan kuasai Iptek,” tutup Zulkifli Hasan. (ET)

Komentar

Berita Lainnya