oleh

Ketua DKPP Himbau Penyelenggara Pilkada DKI Jaga Netralitas

Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie

JAKARTA,SUARADEWAN.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima 111 aduan masalah etik penyelenggara selama Pilkada serentak 2017. Dengan rincian, 74 laporan sebelum pemungutan suara berlangsung. Dan sebanyak 37 aduan setelah pemungutan suara.

Khusus untuk aduan yang diterima DKPP pasca pemungutan suara di DKI, Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie menyebut, banyak pelanggaran administrasi yang dilakukan penyelenggara maupun pengawas Pilkada di ibu kota

banner 728x419

“Intinya independensi dan netralitas, tapi jangan hanya itu, administrasi juga tidak boleh diabaikan. Kalau administrasi menyebabkan hak konstitusional rakyat hilang atau pasangan calon hilang kan jadi hal serius,” ungkap Jimly di Kantor DKPP, Jakarta, Kamis (23/2).

Untuk itu, dirinya mengimbau agar pelaksana dan pengawas Pilkada DKI Jakarta mengacuhkan peraturan administrasi ihwal daftar pemilih. KPU dan Bawaslu DKI juga diminta menjaga independensi selama perhelatan Pilkada DKI

“Sebagai pejabat penyelenggara harus bisa dijaga netralitasnya, itu serius sekali,” pungkas mantan Ketua MK tersebut. (DD)

 

Baca Juga:  Bertemu Sutiyoso, Anies: Ajang Silaturahmi dengan Para Pendahulu.
Baca Juga:  Tiga Point Seruan Moral PB NU Untuk Pilkada DKI

 

Komentar

Berita Lainnya