oleh

Kerap Diintimidasi, Dua Pegawai Pembuat Kasur Bunuh Rekan Kerjanya

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Merasa kerap diintimidasi oleh rekan kerjanya, dua orang pegawai pembuat kasur menjadi tersangka atas perkara pengeroyokan yang menyebabkan kematian.

Kedua tersangka yakni Sutrisna Alias Bule dan rekannya Anwarudin alias Bebek diamankan Team Vipers Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan, pada Rabu (4/7) sekira pukul 07.30 WIB, di Jalan Raya Situ Terate Kampung Patikus, Desa Situ Terate, Cikande, Serang, yang teridentifikasi sebagai tempat para tersangka berada.

Kepada Suaradewan.com Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan menuturkan, berdasarkan keterangan yang didapat dari kedua pelaku, korban atas nama Iwan Wahyuda (39) ini merupakan rekan kerja, yang kerap mengintimidasi dan mengancam pelaku. Bahkan sering menjatuhkan kinerjanya, sehingga pelaku akhirnya balas dendam.

“Pada Senin (2/7) pukul 16.20 WIB, korban keluar dari tempat korban bekerja dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua Honda Supra, mengarah ke Legok. Tanpa di sadari oleh korban ada yang mengikuti dan membuntuti korban dari belakang,” tutur AKBP Ferdy, pada Kamis (5/7) di Halaman Mapolres Tangsel.

Baca juga  Polres Tangsel Gelar Sholat Ghaib dan Dzikir Bersama untuk Korban Tragedi Mako Brimob Depok
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan (tiga dari kanan), saat menunjukan sejumlah barang bukti yang digunakan oleh kedua tersangka

Kemudian, lanjut Ferdy, korban menyadari sesampainya di Kampung Kelapa Desa Kadusirung, Pagedangan dan membelokan kendaraannya ke sebuah bengkel motor dengan maksud untuk minta pertolongan. Namun ternyata pelaku tetap ikut masuk kedalam bengkel motor dan melakukan penyerangan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam secara membabi buta.

“Korban asal Curug, Kabupaten Tangerang mengalami banyak luka-luka terbuka di sekujur tubuhnya, sehingga akhirnya korban meninggal dunia di Jalan Raya Pagedangan tepatnya Kp Kelapa Rt 01/05 Desa Kadusirung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, yang merupakan tempat kejadian perkara,” imbuhnya.

Baca juga  Jari Manis Putus, Polres Tangsel Berhasil Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokannya

Akibat kejadian tersebut, dengan gedepankan asas Nesesitas dan Proporsionalitas, personel Team Vipers, kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan meletuskan senjata api Dinas dan mengenai kedua kaki para Tersangka.

“Bule sebagai Eksekutor yang menggunakan senjata tajam kepada korban hingga meninggal dan Bebek membantu Bule, disangkakan Pasal 170 ayat (2) ke 3e dan atau Pasal 351 ayat 3 dan atau Pasal 338 dan atau Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 Tahun atau Seumur Hidup atau Hukuman Mati,” tegasnya. (FN)