Kepala BIN: Jangan Biarkan Indonesia seperti Irak dan Suriah

Kepala BIN: Jangan Biarkan Indonesia seperti Irak dan Suriah

52 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat
BIN Ungkap Serangan Kp Melayu Sebagai Strategi ISIS Tunjukkan Eksistensi
Jazuli Juwaini Yakin Kepala BIN Baru Bisa Jaga Integritas

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengatakan, saat ini kelompok teroris ISIS sudah membangun jaringan secara global dan membentuk sel-sel di berbagai negara yang dipersiapkan untuk sewaktu-waktu menerima komando.

Hal itu disampaikan Budi ketika menyinggung mengenai teror bom bunuh diri di halte Transjakarta Kampung Melayu di Jakarta Timur, Rabu (24/5) lalu.

Menurut Budi, teror itu merupakan bagian dari strategi ISIS untuk menunjukkan eksistensinya setelah mendapatkan tekanan di Suriah.

“Hal ini menunjukkan ISIS telah membangun jaringan secara global dan selama ini membentuk sel-sel jaringan di berbagai negara yang siap untuk dikomando melakukan serangan di berbagai tempat yang mereka targetkan,” kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (28/5).

Baca juga  Densus 99 Banser : Teror Kampung Melayu Terkait Instruksi ISIS

Karena itu, menurut Budi, kondisi ini semakin memperkuat gambaran bahwa ancaman terorisme memang bukan lagi merupakan permasalahan suatu negara atau kawasan saja, melainkan juga sudah jadi ancaman global.

Untuk mengatasi persoalan itu, Indonesia harus terus membangun secara efektif kerja sama global dalam menghadapi ancaman terorisme, terutama terhadap upaya ekspansi jaringan ISIS ke wilayah Asia Tenggara.

Baca juga  Komisi III DPR Minta Kepolisian dan BIN Cegah Berita Hoax yang Provokasi Masyarakat

Selain itu, Pemerintah juga mesti memperkuat kapabilitas dan kerja sama antarlembaga yang menangani penanggulangan terorisme, yaitu Polri, BIN, dan BNPT, instansi terkait dan berbagai elemen lainnya termasuk peran serta masyarakat dalam upaya melawan terorisme.

“Jangan biarkan virus perusak ini mencoba menjadikan Indonesia sebagai lahan mereka seperti yang dilakukan di Irak dan Suriah. Mari kita bersama menjaga Indonesia dengan kebhinekaan dan ideologi Pancasila yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa,” tendas Budi. (za/tr)

COMMENTS