oleh

Kemenkeu: Satu dari 10 Rumah Tangga Miskin Belum Terima Bantuan Pemerintah

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu menyatakan, pemerintah terus memantau penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp695,2 triliun.

“Ini benar-benar dipantau dari bulan ke bulan seperti apa posisinya, jalan enggak di masyarakat. Kita benar-benar pantau PEN” kata Febrio dalam sesi webinar, Jumat (25/9).

banner 1280x904

Dia mengatakan, Kemenkeu telah diberi hasil survei oleh Bank Dunia tentang realisasi perlindungan sosial (perlinsos). Survei tersebut dilakukan dalam 3 ronde, yakni pada Mei 2020, Juli 2020, dan Agustus 2020.

Hasilnya, penyaluran perlinsos kepada warga termiskin pada ronde pertama atau di Mei 2020 masih terbilang minim.

Baca juga  Di Daerah Ini Mie Cepat Saji Harganya Rp 50 Ribu Per Bungkus

“Apa yang mereka dapatkan? Pada Mei dari jumlah 40 persen masyarakat termiskin, masih ada 40 persen dari 40 persen itu yang belum dapet support apa-apa dari pemerintah. Wah kita mikir dong, lalu kita kerja keras,” ujarnya.

Pemerintah Berbenah

Berkaca pada hasil tersebut, pemerintah terus berbenah dalam penyaluran dana perlindungan sosial. Sehingga pada ronde ketiga di Agustus 2020, hampir 90 persen rumah tangga termiskin sedikitnya telah sekali mendapatkan bantuan.

“Ini jauh membaik dibandingkan Mei. Sekarang kita bisa cukup pede bilang, ada 1 dari 10 rumah tangga miskin itu yang belum dapat. Ini masih jadi masalah,” ungkap dia.

Baca juga  Terkait Laporan Transaksi, Bank Mandiri Minta Izin Samarkan Data

“Tapi paling enggak perlinsos kita progresnya luar biasa. Lebih dari 58 persen tercapai. Sehingga ini menjadi strategi yang harus terus kita lakukan,” tegasnya.

Demikian juga pada sektor ketenagakerjaan. Febrio melaporkan, lebih dari 75 persen tenaga kerja yang berhenti bekerja pada Mei 2020 kini sudah kembali mencari nafkah. Di mana 70 persennya telah kembali ke bidang pekerjaan yang sama.

“Ini yang kita punya sedikit harapan bahwa di kuartal 3 membaik dibandingkan kuartal 2. Kuartal 4 juga harapannya jauh lebih baik,” ujar Febrio. (lip/mc)

Komentar