oleh

Kemenag Pastikan Larangan Umrah Sementara Tak Ganggu Persiapan Haji

banner-300x250

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Kementerian Agama (Kemenag) memastikan kebijakan Pemerintah Saudi menghentikan sementara umrah tidak akan mengganggu persiapan haji.

“Meski ada kebijakan larangan umrah sementara, tapi semua pelayanan harus tetap dilaksanakan seperti biasa dan  jangan ada yang terganggu, termasuk haji sekalipun seluruh tahapan haji tetap berjalan seperti biasa,” kata Arfi Hatim, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus.

Hal tersebut disampaikan Arfi Hatim saat memberikan arahan kepada jamaah manasik umrah PT Patuna Mekar Jaya beberapa hari lalu (8/3).

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim (kemenag.go.id)

Dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji, Kemenag melakukannya di dua tempat. Pertama persiapan dilakukan di luar negeri yakni di Arab Saudi dan persiapan di dalam negeri yakni di Indonesia. Persiapan di dua tempat ini tetap berjalan seperti biasa meski Saudi belum menentukan keputusan tentang haji.

Baca juga  25 Kepala Suku Papua dan Papua Barat Berkesempatan Beribadah Haji Tahun Ini

“Jadi tahapan persiapan dalam negeri maupun di luar negeri berjalan seperti biasa,” katanya.

Optimisme pemerintah dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji harus juga dilakukan oleh pihak penyelenggara perjalanan ibadah haji khusus (PIHK). Pemerintah akan support pelaksanaan persiapan haji khusus PIHK dengan menentukan pelunasan untuk haji khusus.

Baca juga  Sebut 'Bangsat' dalam Rapat, Persatuan Guru Madrasah Minta Politisi PDI-P Minta Maaf

“Bahwa misalnya haji khusus Insya Allah kita akan memulai pelunasan tanggal 16 Maret,” katanya.

Sementara untuk pelunasan haji reguler, kata Arfi, Kemenag akan memulainya pada tanggal 17 Maret. Meski demikian, belum ada keputusan tentang haji dari Arab Saudi, persiapan tetap harus dilakukan penyelenggara dengan baik.

“Haji reguler juga akan memulai pelunasan tanggal 17 Maret. Meski kita belum ada kepastian juga dari pemerintah Arab Saudi tentang haji,” katanya. (rep)