oleh

Kasus Corona Menurun, Italia Bersiap Bebas Lockdown

ROMA, SUARADEWAN.com — Kabar bahagia dari Italia. Setelah berjuang keras melawan wabah virus corona, Italia akhirnya bisa sedikit lega. Berangsur-angsur, jumlah kasus virus corona atau COVID-19 di Italia semakin menurun. Karena alasan itu, Italia mulai berusaha melonggarkan batasan lockdown mulai 4 Mei 2020 mendatang.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan langkah-langkah itu akan dimulai dengan orang-orang diizinkan mengunjungi kerabat mereka dalam jumlah kecil. Taman, pabrik, dan lokasi pembangunan juga akan dibuka kembali, tetapi sekolah tidak akan memulai kembali kelas hingga September 2020.

banner 1280x904

Semua kelonggaran perlahan akan dilakukan mengingat catatan Italia mendata, jumlah kematian harian terendah dalam beberapa minggu mulai tampak. Ada 260 kematian terkait virus corona pada hari Minggu, angka harian terendah sejak 14 Maret 2020.

Dikutip dari BBC, Italia telah mengkonfirmasi 197.675 kasus virus, menurut data dari Johns Hopkins University, yang melacak penyakit secara global. Jumlah kasus di Italia telah menurun dan pihak berwenang sekarang percaya bahwa tingkat penularan dari orang yang terinfeksi virus cukup rendah untuk melakukan pelonggaran batasan.

Baca juga  Media Australia: Cara Anies Tangani Corona di Jakarta Sama Dengan Gubernur New York

Pada pengumumannya, Conte menyampaikan, Italia akan memulai Fase Dua. Langkah kedua itu meliputi orang-orang akan diizinkan untuk berpergian di sekitar wilayah mereka sendiri tetapi tidak diizinkan mendatangi wilayah yang berbeda.

Pemakaman tetap diatur sesuai dengan ketentuan tetapi dapat dihadiri oleh pelayat dengan maksimal 15 orang. Pelonggaran ini juga berpengaruh pada atlet individu yang dapat melanjutkan pelatihan, dan orang dapat melakukan olahraga tidak hanya di sekitar rumah mereka tetapi di daerah yang lebih luas.

Bar dan restoran akan dibuka kembali untuk layanan take away tidak seperti saat ini di mana semua makanan harus diantarkan. Penata rambut, salon kecantikan, bar dan restoran diharapkan akan dibuka seperti biasa untuk makan malam mulai 1 Juni 2020 mendatang.

Baca juga  Kasus Infeksi Corona Global Hampir Capai 1 Juta Dalam 4 Bulan, AS Tertinggi

Sementara untuk toko ritel, museum, dan perpustakaan akan kembali dibuka pada 18 Mei 2020. Hal itu juga bersamaan dengan tim sepak bola yang diperbolehkan kembali menggelar latihan. Tetapi belum diumumkan apakah liga sepak bola Italia Serie A akan kembali dilanjutkan.

Conte juga menekankan bahwa langkah-langkah jarak sosial perlu dilanjutkan selama beberapa bulan mendatang, dan ia juga mengatakan layanan gereja akan tetap dilarang. Dia mendesak orang-orang untuk menjauh satu meter dari satu sama lain.

“Jika kita tidak menghargai tindakan pencegahan kurva akan naik, kematian akan meningkat, dan kita akan memiliki kerusakan permanen pada ekonomi kita. Jika kamu mencintai Italia, jaga jarakmu,” kata Conte. (vi)

Komentar