Kantor DPRD Bone Dibakar Demonstran, Aktivis PB HMI Beri Komentar

Kantor DPRD Bone Dibakar Demonstran, Aktivis PB HMI Beri Komentar

Cipayung Plus Bantah Tudingan Aliran Dana dan Berpihak kepada Jokowi
Menuju Kemandirian Teknologi, LTMI PB HMI Gelar ISCOFET di Makassar 3-6 Mei 2017
PB HMI Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Keummatan dan Kebangsaan

BONE, SUARADEWAN.com – Aksi demonstrasi menolak revisi RUU KPK dan KUHP yang berlangsung di Kantor DPRD Bone berakhir ricuh, massa yang tersalut emosi lantaran aspirasinya tak kunjung diterima langsung oleh Ketua DPRD Bone, nekat membakar sejumlah ruangan, Rabu (25/09/2019).

Peserta aksi yang menuntut agar dapat diterima langsung oleh Ketua Sementara DPRD Bone untuk hadir ditengah-tengah demonstran tak kunjung hadir.

Lantaran Ketua DPRD Bone tak kunjung keluar massa kemudian tersalut emosi hingga melakukan pembakaran disejumlah ruangan yang ada di Kantor DPRD Bone.

Baca juga  Gelar Seminar International, KOHATI PB HMI Inisiasi Gerakan Proaktif Perempuan Meretas Jalan Radikalisme

Terkait pembakaran Kantor DPRD Bone, Andi Ridho Utama Ahmad yang juga Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) PB HMI mengatakan bahwa, pembakaran kantor DPRD Bone yang dilakukan demonstran seperti itu boleh jadi karena ketidakjelasan kepemimpinan yang ada di DPRD Bone.

“Ketua sementara memang dianggap tidak mampu memimpin DPRD Bone. Terbukti dalam beberapa aksi-aksi penyampaian aspirasi belakangan ini Andi Akbar Yahya tidak pernah hadir menemui masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, bahkan saat menjabat sebagai Ketua DPRD Bone periode sebelumnya Andi Akbar Yahya tidak mampu menjaga dinamisasi di DPRD Bone,” ungkap Ridho

Baca juga  Mantan Wakil Ketua KPK Sarankan Sosialisasi RUU KPK Dihentikan

Diketahui, aksi demonstrasi masih terus berlanjut. Sementara itu pihak DPRD Bone berusaha untuk segera memadamkan api yang terus membesar.