oleh

Kantor DPRD Bone Dibakar Demonstran, Aktivis PB HMI Beri Komentar

BONE, SUARADEWAN.com – Aksi demonstrasi menolak revisi RUU KPK dan KUHP yang berlangsung di Kantor DPRD Bone berakhir ricuh, massa yang tersalut emosi lantaran aspirasinya tak kunjung diterima langsung oleh Ketua DPRD Bone, nekat membakar sejumlah ruangan, Rabu (25/09/2019).

Peserta aksi yang menuntut agar dapat diterima langsung oleh Ketua Sementara DPRD Bone untuk hadir ditengah-tengah demonstran tak kunjung hadir.

Lantaran Ketua DPRD Bone tak kunjung keluar massa kemudian tersalut emosi hingga melakukan pembakaran disejumlah ruangan yang ada di Kantor DPRD Bone.

Baca juga  Laode: Saat Ini Revisi UU Ormas Belum Jadi Prioritas

Terkait pembakaran Kantor DPRD Bone, Andi Ridho Utama Ahmad yang juga Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) PB HMI mengatakan bahwa, pembakaran kantor DPRD Bone yang dilakukan demonstran seperti itu boleh jadi karena ketidakjelasan kepemimpinan yang ada di DPRD Bone.

“Ketua sementara memang dianggap tidak mampu memimpin DPRD Bone. Terbukti dalam beberapa aksi-aksi penyampaian aspirasi belakangan ini Andi Akbar Yahya tidak pernah hadir menemui masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, bahkan saat menjabat sebagai Ketua DPRD Bone periode sebelumnya Andi Akbar Yahya tidak mampu menjaga dinamisasi di DPRD Bone,” ungkap Ridho

Baca juga  Miris, Ketua HMI Tertangkap Basah Melakukan Plagiasi

Diketahui, aksi demonstrasi masih terus berlanjut. Sementara itu pihak DPRD Bone berusaha untuk segera memadamkan api yang terus membesar.