oleh

Kanselir Jerman Angela Merkel akan Berhenti Dari Dunia Politik

BERLIN, SUARADEWAN.com — Kanselir Jerman Angela Merkel akan berhenti dari dunia politik. Pernyataan tersebut disampaikan pada hari Senin (29/10) dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Berlin.

Langkah konkret yang akan ia lakukan adalah berhenti menjadi pemimpin partai Christlich Demokratische Union Deutschlands (CDU), namun ia berjanji akan tetap menyelesaikan masa tugasnya sebagai kanselir Jerman sampai tahun 2021.

banner 1280x904

Merkel tidak akan maju lagi dalam pemilihan pemimpin CDU di bulan Desember dan juga dalam pemilihan kanselir periode selanjutnya. Hal tersebut akan mengakhiri dominasi Merkel dalam politik Eropa yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade.

“Periode keempat ini adalah periode terakhir saya sebagai kanselir Republik Federasi Jerman” kata Merkel, “pada pemilihan selanjutnya di tahun 2021, saya tidak akan maju lagi sebagai kanselir. Saya tidak akan maju lagi untuk Bundestag (parlemen) Jerman, dan saya tidak ingin posisi politik apa pun.“

Baca juga  Surplus Listrik, Negara Ini Rela Bayar Warganya Untuk Memakai Listrik

Angela Merkel yang berkali-kali disebut sebagai salah satu perempuan yang paling berpengaruh di dunia telah menjabat sebagai pemimpin CDU selama 18 tahun dan menjadi kanselir Jerman selama 13 tahun. Ia menjadi kanselir perempuan pertama di Jerman pada tahun 2005.

“Waktunya telah tiba untuk sebuah babak baru“ ucap Merkel.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah hasil pemilihan regional di negara bagian Hesse pada akhir pekan lalu cukup mengecewakan untuk CDU. Meskipun CDU masih merupakan partai terbesar di Jerman dan memenangkan pemilihan di Hesse dengan 27 persen, namun mereka kehilangan 11 persen suara dibandingkan pada pemilihan sebelumnya. Lima tahun silam CDU memenangkan pemilihan di Hesse dengan 38 persen.

Baca juga  Begini Gambaran Kondisi Lockdown di Eropa

Hasil yang didapatkan CDU di Hesse pada tahun ini adalah hasil terburuk setelah tahun 1966.

Akhir-akhir ini, Merkel dan partainya sering dikritik oleh para politikus dari sayap kanan. Angela Merkel diserang karena gerakkan politiknya yang cukup liberal membuat banyak masalah akibat banyaknya pengungsi dari Syria, Iraq, dan negara lain masuk ke Jerman. Ada lebih dari satu juta pengungsi perang Syria yang masuk ke Jerman sejak tahun 2015. (kum)

Komentar