Kali Kedua, Pesawat Maskapai Ini Mendarat Darurat Karena Bau Badan

Kali Kedua, Pesawat Maskapai Ini Mendarat Darurat Karena Bau Badan

Kampanye Unik Maskapai Vietjet Hadir Dengan Pramugari Berbikini
Puluhan Penumpang Lion Air Terlantar 12 Jam di Bandara Soekarno-Hatta
Bareskrim Polri Bekuk Komplotan Hacker Pembobol Server Situs Tiket Online

AMSTERDAM, SUARADEWAN.com — Jangan pernah meremehkan “kekuatan” bau badan. Sebab, sebuah pesawat maskapai asal Belanda harus mendarat darurat karena masalah ini.

Dilaporkan Daily Mirror Kamis (31/5/2018), maskapai Transavia awalnya hendak berangkat dari Bandara Schiphol ke Gran Canaria Spanyol.

Namun, di tengah jalan, para penumpang kemudian mengeluh sakit dan muntah-muntah setelah mencium bau yang tidak sedap.

Bau tersebut berasal dari seorang penumpang pria. Awak kabin yang mendengar laporan itu langsung mengurung pria tersebut di toilet pesawat.

Baca juga  Candaan Bom di Bandara Ancam Keamanan dan Rugikan Maskapai Penerbangan

Namun, pilot akhirnya memutuskan untuk mendarat darurat di Faro yang terletak di selatan Portugal. Di sana, penumpang berbau badan “tajam” itu langsung dikeluarkan dari pesawat.

Seorang penumpang asal Belgia, Piet van Haut, berkata kalau penumpang pria yang dikeluarkan dari pesawat itu bau badannya sangat “tak tertahankan”.

“Baunya seperti dia tidak mandi berhari-hari. Beberapa penumpang jadi mengeluh sakit dan kemudian muntah,” ujar Haut.

Dalam keterangan tertulisnya, Transavia berkata kalau mereka melakukan pendaratan darurat karena masalah kesehatan.

Baca juga  Puluhan Penumpang Lion Air Terlantar 12 Jam di Bandara Soekarno-Hatta

“Namun, harus diakui penumpang yang kami keluarkan dari pesawat sedikit berbau badan menyengat,” ujar Transavia dalam pernyataannya.

Ini bukan kali pertama maskapai Transavia harus mendarat darurat karena berurusan dengan bau.

Pada Februari lalu, pesawat Transavia dari Dubai ke Amsterdam harus mendarat di Wina setelah seorang penumpangnya tak berhenti kentut.

Bau kentut dari penumpang yang tengah masuk angin tersebut membuat dua penumpang lainnya marah, dan memicu perkelahian dalam pesawat. (KOM)

COMMENTS