Kader Tertangkap OTT KPK, Demokrat: Terima Kasih KPK Telah Bersihkan Partai dari Kader Koruptif

SBY, Ketua Umum DPP Partai Demokrat

Kader Tertangkap OTT KPK, Demokrat: Terima Kasih KPK Telah Bersihkan Partai dari Kader Koruptif

OTT Lagi, ICJR : Kepemimpinan Jaksa Agung HM Prasetyo Bermasalah
DPR Sebut OTT Anggota BPK Sebagai Kabar Gembira
Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Partai Demokrat memberhentikan dengan tidak hormat seorang kadernya bernama Amin Santono (AS). Amin telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus korupsi penerimaan suap, Sabtu (5/5).

“Sebagai bentuk dukungan kepada KPK, dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikitpun di dalam Partai Demokrat bagi koruptor, maka DPP Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat saudara AS dari Partai Demokrat dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR,” ujar Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu malam.

Baca juga  Minggu Depan KPK Periksa Menteri Desa PDTT

KPK melakukan operasi tangkap tangan di Jakarta pada Jumat (4/5) malam. Pada operasi itu, KPK mengamankan sejumlah orang yang salah satunya adalah Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Amin Santono.

Amin Santono secara resmi telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka atas tuduhan menerima suap, hadiah atau janji dalam pengurusan anggaran perubahan. Hal itu sebagaimana keterangan KPK yang disampaikan Sabtu malam ini.

Hinca mengatakan atas penetapan tersangka tersebut Partai Demokrat mengucapkan terima kasih kepada KPK yang turut membersihkan bangsa ini dari para pelaku korupsi. Termasuk juga membersihkan Partai Demokrat dari kader-kader yang korupsi.

Baca juga  Demokrat Akui Ada Peluang AHY Dampingi Jokowi di Pilpres

“Partai Demokrat akan mendukung KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di semua lini termasuk di partai politik,” jelas Hinca.

Hinca mengatakan semua administrasi terkait pemberhentian AS tersebut akan diproses segera dan pada kesempatan pertama. “Demokrat sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada KPK karena turut membersihkan Demokrat dari para koruptor. Kami juga meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut. Demokrat akan konsisten mendukung pemberantasan korupsi dan tidak akan memberikan toleransi perilaku koruptif,” ujar dia. (ant)

COMMENTS