oleh

Jelang Pelantikan, Kapten Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSU Bhakti Asih

TANGERANG, SUARADEWAN.com – Komunitas Penyedia Tenaga Kerja International (KAPTEN) Indonesia gelar konferensi pers prapelantikan di RSU Bhakti Asih, Tangerang, Kamis (28/11) 2019. Ketua Umum Kapten Indonesia Abdul Rauf menjelaskan bahwa lahirnya Kapten adalah ingin mengantarkan buruh-buruh menjadi tenaga kerja yang merdeka.

“Kapten ini akan mengantarkan buruh, menjadi merdeka. Kita merdekan kan buruh. Akan ada 6 item prioritas Kapten. Yakni membentuk LBH sebagai pendampingan kepada Tenaga Kerja Luar Negeri, oleh karena itu LBH akan siap 1 kali 24 jam hadir melayani tenaga kerja,” kata Abdul Rauf ketua Umum Kapten Indonesia, dalam jumpa persnya di RSU Bhakti Asih, Tangerang, Kamis (28/11) .

banner 1280x904
Doorstop Ketua Umum Kapten Indonesia bersama awak media.

Atas dasar itu, Kapten Indonesia mendapat dukungan dan supporting secara penuh dari RSU Bhakti Asih. Hal ini diungkapkan oleh H. Memet Slamet tim Manajemen RSU Bhakti Asih yang mengatakan bahwa Kapten akan memberikan prioritas kepada angkatan kerja, yang disambut baik oleh mereka.

“Untuk bisa berhasil program itu menurut hemat kami perlu ada partisipasi dari masyarakat untuk bahu-membahu mencapai tujuan SDM Indonesia yang berkualitas. Dalam hal ini, kami melihat KAPTEN ini miliki tujuan yang mulia yaitu meningkatkan tujuan kompetensi dan kapabilitas angkatan kerja nasional untuk meningkat ke arah yang lebih tinggi sampai pada tataran dunia kerja global,” ucap Memed kepada media.

Baca juga  Ancaman Kurungan Penjara Bagi Pemilik Yang Tak Punya Peraturan Perusahaan

“Kapten ini memiliki jaringan sangat luas. Gagasan ini digagas oleh insan-insan berkualifikasi secara internasional. Ini menjadi demand tenaga kerja Indonesia. Hal ini pula yang menjadi alasan kenapa Bhakti asih mendukung kapten Indonesia,” lanjut H. Memed

Apresiasi juga datang dari Komisaris Apartemen Green Cleosa, Dede Mulyati menjelaskan bahwa pihaknya dan Kapten Indonesia memiliki tujuan yang sama. Terutama, yang berkaitan dengan peningkatan SDM. “Kami dan Kapten punya pemikiran yang sama dan sejalan. Terutama dalam hal sosial pendidikan, sosial kesehatan dan sosial kemasyarakatan,” papar Komisaris Dede Mulyati.

Green Cleosa, lanjut Dede, merupakan lokasi yang strategis. Sehingga Kapten Indonesia nantinya juga akan memiliki kantor yang berpusat di kawasan-kawasan perkantoran, apartemen, dan hotel-hotel. Selain itu, Dede juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah mendirikan akademik kebidanan yang nanti akan disinergikan dengan Kapten Indonesia.

Baca juga  Membuka Kemitraan dengan Perusahaan Jepang, Berikut Wawancara Bersama Ketum Kapten Indonesia
Foto Bersama: Depan Duduk (Kiri-kanan; Manajemen RSU Bhakti Asih H. Memet, Pengurus DPW Kapten Banten, Hj. Komisaris Apartemen Green Cleosa Dede Mulyati, Ketua Umum Kapten Indonesia Abdul Rauf, Ketua Panitia Pelantikan Andi Guntur, Ketua DPW Banten Kapten Abdul Muthalib, Ketua Pawarja H. Yoyok Ketua Pawarja, LBH Dedi

“Di kawasan Green Cleosa, kami mendirikan PT akademik kebidanan dan sudah tekareditasi B. Dan akan ada tambahan prodi. Sedangkan markas Kapten sendiri, akan berada di lingkungan Green Cleosa yang merupakan kawasan apartemen, hotel, dan kantor-kantor.” pungkas komisaris Apartemen Green Cleosa ini.

Sebagaimana diketahui, Kapten Indonesia yang berdiri pada 1 Mei 2019 bertepatan dengan hari buruh International. Dikabarkan akan melakukan deklarasi, serta rapat kerja nasional pertama yang digelar pada Minggu, 1 Desember 2019 di Apartemen Green Cleosa, Kota Tangerang.

“Satu Desember 2019 akan menjadi peletakan batu pertama Kapten Indonesia. Sudah ada 9 narasumber yang akan datang, dan insya Allah Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pertanian dikabarkan akan hadir,” pungkas Ketua Umum Abdul Rauf kepada awak media. (sd)