Jadi Anggota DPR: Gaji Tak Seberapa, Tapi Fasilitas dan Tunjangan Bikin Ngiler

Jadi Anggota DPR: Gaji Tak Seberapa, Tapi Fasilitas dan Tunjangan Bikin Ngiler

Anggaran DPR 2019 Naik 2 Triliun, Gedung Baru Kembali Diusulkan
Kursi dan Duit Partai Lolos Pemilu 2019, PDI-P Bakal Dapat Terbanyak
Penambahan Dana Partai Politik, Wakil Ketua DPR RI: Harus Transparan dan Akuntabel

JAKARTA, SUARADEWAN.com — 575 orang pemenang pemilu 2019 telah sah dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024. Menjabat sebagai anggota parlemen mungkin menggiurkan bagi beberapa kalangan. Gaji memang tak seberapa, namun tunjangan dan fasilitas lainnya lumayan bikin ngiler nih.

Tak sembarangan gaji dan tunjangan anggota DPR diatur Surat Edaran Setjen DPR RI No.KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR RI juga Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015 tentang kenaikan indeks sejumlah tunjangan bagi anggota DPR.

Baca juga  Biaya Pemeliharaan Tinggi, DPR Usul Rumah Dinas Bagi Anggota Dewan Dihilangkan

Untuk anggota DPR, gaji pokok yang diterima bisa mencapai Rp 4,2 juta. Mereka juga mendapatkan tunjangan untuk istri dan dua anak masing-masing Rp 420.000 dan Rp 168.000.

Anggota DPR pun mendapatkan uang sidang atau paket sebesar Rp 2 juta, tunjangan jabatan Rp 9,7 juta, tunjangan beras untuk empat jiwa sebesar Rp 198.000, dan tunjangan pajak penghasilan (PPh) 21 Rp 1,72 juta.

Selain itu, dalam catatan suaradewan meski tak ditanggung penuh negara anggota DPR juga mendapatkan fasilitas kredit mobil senilai Rp 70 juta/orang/periode. Artinya selama masa menjabat, mereka mendapatkan bantuan dana Rp 70 juta untuk mencicil mobil.

Baca juga  Penambahan Dana Partai Politik, Wakil Ketua DPR RI: Harus Transparan dan Akuntabel

Untuk penerimaan lain, anggota DPR menerima tunjangan kehormatan sebesar Rp5,5 juta, tunjangan komunikasi intensif Rp15,5 juta, tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran Rp3,7 juta, bantuan langganan listrik dan telepon Rp7,7 juta dan asisten anggota Rp2,2 juta.

Belum habis sampai di situ, anggota DPR masih menerima mata gaji lain dari biaya perjalanan, rumah jabatan, perawatan kesehatan, uang duka, dan biaya pemakaman. Anggota DPR pun mendapat uang pensiun. (det)