oleh

Izin Usaha Pertambangan CV Tenjo Maju Sukabumi Bermasalah

SUKABUMI, SUARADEWAN.com – Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUO OP) CV Tenjo Maju yang beroperasi di Kampung Peer Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat melalui Pertimbangan Teknis Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat adalah bentuk maladministrasi.

Lokasi tambang CV Tenjo Maju tersebut terdapat plang kejaksaan tinggi Jawa Barat dan pada saat ini kejaksaan negeri Kabupaten Sukabumi sedang menangani perkara tindak pidana korupsi atas hilangnya tanah negara bekas eks HGU/HGB PT. Tenjojaya seluas 299 hektar dan telah menetapkan TS mantan kakantah Sukabumi sebagai tersangka.

banner 1280x904

Sampai saat ini CV Tenjo Maju belum memiliki HGU /HGU sebagai syarat untuk melakukan aktifitas pertambangan dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat sebagai instansi teknis dianggap tidak mampu melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap CV. Tenjo Maju.

Baca juga  Reforma Agraria Eks HGU PT. Tenjojaya

Pada tanggal 25 November 2019 Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat melakukan pemeriksaan lapangan di lokasi dan terbukti bahwa CV Tenjo Maju melakukan aktifitas penambangan tanpa memiliki HGB/HGU.

Baca juga  Ombudsman Didesak Cabut Izin Tambang Tenjo Maju Sukabumi

Diharapkan agar ombudsman Republik Indonesia perwakilan provinsi Jawa Barat membuat rekomendasi ke Gubernur Jawa Barat Untuk membatalkan Izin Pertambangan CV Tenjo Maju dan Gubernur Jawa Barat melakukan pembinaan terhadap Dinas ESDM agar profesional dalam menjalankan tugas kedinasan.

Ketika dikonfirmasi ke direksi CV Tenjo Maju dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat terkait pelanggaran maladministrasi, belum memberikan tanggapan hingga berita ini dimuat. (sd)