Irjen (Pol) Setyo Wasisto: Intoleransi Bisa Berujung Radikalisme

Irjen (Pol) Setyo Wasisto: Intoleransi Bisa Berujung Radikalisme

600 Simpatisan ISIS Diprediksi Akan Masuk Indonesia
Dewan Masjid Indonesia Ragu Data 40 Masjid di DKI Terpapar Radikalisme
Pemuda Katolik NTT: Gerakan Intoleran dan Radikal Tidak Boleh Hidup di Nusantara

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Aksi terorisme yang terjadi di Kampung Melayu pekan lalu, membuat luka yang mendalam bagi keluarga korban dan Indonesia secara umumnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto menjelaskan bahwa terorisme muncul karena buntut dari sikap intoleransi beberapa golongan tertentu.

Sehingga menurutnya, intoleransi adalah cikal bakal terorisme yang ada. “Semua stakeholder, semua elemen bangsa harus sadar bahwa intoleransi ini adalah cikal bakal terorisme,” ujar Setyo dalam sebuah acara diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/6).

Baca juga  Kepolisian Dunia Sepakat Lawan Terorisme dan Kejahatan Transnasional

Bahkan jelas Setyo, orang yang berawal dari sikap intoleransi akan berujung pada sikap yang radikal, dari sikap radikal itu maka akan berujung pada sikap terorisme. “Intoleransi kalau dibiar-biarkan akan meningkat menjadi radikalisme. Radikalisme kalau dibiar-biarkan, meningkat menjadi terorisme,” tuturnya.

Baca juga  Manfaatkan Radikalisme demi Kepentingan Partai, Buya Syafii: Politik Biadab

Oleh karena itu, lanjut Setyo, dia berharap Revisi UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Terorisme dipadukan dengan program-program yang bermuatan dengan nilai-nilai pancasila dan deradikalisasi demi membendung sikap intoleransi tersebut. (aw/ko)

COMMENTS