Ingatkan Nilai ‘Barifola’, HIKMU Jakarta Dorong Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Maluku Utara

Ingatkan Nilai ‘Barifola’, HIKMU Jakarta Dorong Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Maluku Utara

Lift Jatuh di Blok M Square, Puluhan Orang Terluka
BNN Temukan Sabu 6,9 Kilogram di Jaringan Lapas Cipinang
Masjid Nusantara Bangun Masjid Masjid Taman Surga Al-Jabir di Raja Ampat

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) Jakarta, bertempat di Gedung Sasana Wirasakti Puskesad melaksanakan kegiatan Seminar Nasional dan Silaturahmi dengan Tema “Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Maluku Utara”, Sabtu (23/9).

Dr. Margarito Kamis selaku Ketua Umum HIKMU Jakarta, dalam sambutan Pembukaaan menyampaikan point penting dari kegiatan ini adalah bagaimana keluarga Maluku Utara yang ada di Jakarta memiliki konstribusi positif dalam partisipasi pembangunan Maluku Utara.

“Pelaksanan seminar ini adalah salah satu bentuk kontribusi masyarakat Maluku Utara di Jakarta yang tergabung dalam HIKMU Jakarta sebagai media menyampaikan pikiran-pikiran untuk pembangunan Maluku Utara kedepan. Tema ini, kami menilai sangat tepat dengan kondisi kekinian Propinsi Maluku Utara, dimana terjadi pergeseran budaya saling membantu antara sesama sebagai wujud partisipasi masyarakat,” kata Margarito dalam sambutannya.

Di hadapan Keluarga Besar Maluku Utara di Jakarta, Margarito mengingatkan soal ‘Barifola’  sebagai nilai untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan Maluku Utara.

“Barifola yang digagas masyarakat Tidore di Ternate adalah sebuah hal baik, dimana barifola adalah salah satu contoh budaya partisipatif yang ada dalam masayarakat Maluku Utara. Nilai nilai ini harus didorong sebagai salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan Maluku Utara,” ucap Margarito.

Baca juga  Saran untuk KPK, Margarito: Apa yang Perlu Ditakuti dari Angket?

Baca juga: Saran untuk KPK, Margarito: Apa yang Perlu Ditakuti dari Angket?

Seminar Nasional dan Silaturahmi dengan Tema “Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Maluku Utara”, oleh HIKMU Jakarta, Sabtu (23/9)

Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh HIKMU Jakarta ini, menghadirkan Nara Sumber Bapak Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP (Staf Ahli Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bidang Pemerataan dan Kewilayahan) dan Taufik Madjid, S.Sos. Msi (Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi).

Selain Agenda Seminar dan Silturrahmi, Margarito Kamis selaku Ketua Umum HIKMU Jakarta juga melantik Pengurus Forum Mahasiswa Pasca Sarjana (FORMAPAS) Jabodetabek Periode 2017-2019 dibawah kepemimpinan Ketua Umum Hasbi Jainal dan Sekretaris Umum Firjal sebagai bagian dari HIKMU Jakarta. Dalam pelantikan tersebut Margarito meminta kepada Pengurus yang dilantik untuk serius melaksanakan amanat organisasi.

“Pengurus yang baru dilantik harus mampu berinteraksi dengan semua mahasiswa maupun komponen masyarakat di Jakarta, karena Formapas adalah organisasi yang menghimpun kaum intelektual muda asal Maluku Utara,” kata Margarito.

Baca juga: Panglima TNI Terima Gelar Panglima Perang Besar Di Wilayah Jauh Kesultanan Tidore

Baca juga  Sikap Fraksi Gerindra, PKS, dan PAN Konsisten Tolak Perppu Ormas Patut Diacungi Jempol

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Kekeluargaan ini selain dihadiri masyarakat dan mahasiswa Maluku Utara se-Jabodetabek, juga turut dihadiri oleh Sultan Ternate Alhajj Syafruddin Syah, Sultan Bacan Alhajj Abdurrahim Gary Ridwan Syah, Mantan Bupati Halmahera Timur Kahar Taslim, Zainuddin Umasangadji, Antony Charles Sunaryo, Dr. Anshar Husen Staff Ahli Menteri Desa, PDTT.

Diakhir sambutan Margarito menegaskan kemandirian organisasi ini dalam melaksanakan aktivitas keorganiasiannya.

“Jangan meminta dana kepada pemerintah, kita harus mandiri dan bersama-sama dalam organisasi HIKMU untuk menyatukan masyarakat Maluku Utara di Jakarta dan sekitarnya tanpa membedakan Agama dan Suku. Kita satu dalam masyarakat Maluku Utara,” tutup Margarito.

Ketua Panitia, Iqbal Iskandar Alam dalam sambutan menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Maluku Utara di jakarta sehingga kegiatan Seminar dan silaturrahmi ini dapat berjalan dengan baik.

“Terutama kepada jajaran Panitia, para donatur baik perorangan maupun paguyuban. Permohonan maaf juga disampaikan sedianya ada 2 Tokoh Maluku Utara yang diundang Bapak Prof Dr.Thamrin Amal Tomagola dan Bapak Dr. Ahmad Hatari, dan tokoh Nasional Prof Dr Jimly Asshiddiqie namun karena tugas lain sehingga berhalangan hadir.” ucap Iqbal. (mvl)

Baca juga: Kepala Desa Adukan Pelayanan PT. PLN sub Ranting Buli Haltim Ke PLN Pusat

COMMENTS