oleh

India: Tidak Ada Agenda Pertemuan Keagamaan Selama Bulan Suci Ramadhan

NEW DELHI, SUARADEWAN.com — Pemerintah India telah meminta negara bagian dan teritorial serikat untuk tetap berhati-hati dan memastikan bahwa tidak ada agenda pertemuan keagamaan selama bulan suci Ramadhan. Hal ini menyusul adanya lockdown yang sedang berlangsung karena wabah virus corona.

“Sholat dan pertemuan di tempat keagamaan mana pun dilarang selama lockdown dan kami berharap semua orang akan mematuhi arahan ini,” kata seorang pejabat senior pemerintah India dilansir dari laman Greater Kashmir, mengutip Press Trust of India, Rabu (22/4).

banner 728x419
Dok: Suasana berbuka puasa di Agra, India

Pemerintah pusat juga telah meminta pemerintah negara bagian dan administrasi teritorial serikat untuk mendesak para pemimpin Muslim agar meminta pengikutnya tetap berada di rumah. Pemerintah negara bagian telah diminta berkomunikasi dengan para pemimpin Muslim untuk memastikan tidak ada pertemuan di masjid dan orang-orang harus sholat di rumah.

Baca Juga:  Viral Di Twitter, Pria Asal India Membungkam Musuh Islam

Pemerintah pusat menyampaikan permintaan itu untuk merespons ide membolehkan orang-orang berkumpul di masjid di beberapa bagian negara untuk menunaikan shalat tarawih. Namun dalam pedoman konsolidasi yang direvisi yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri pada 15 April, disebutkan bahwa semua tempat ibadah harus ditutup untuk umum.

Baca Juga:  Covid-19 Terus Mengancam, Timur Tengah Bersiap Untuk Ramadhan Yang Suram

Para jamaah agama dilarang keras selama penguncian, yang akan berlanjut hingga 3 Mei. Pemerintah negara bagian juga diminta untuk menjangkau komite manajemen masjid dan tokoh masyarakat melalui polisi setempat sehingga tidak ada yang mengunjungi masjid untuk sholat.

Meski beberapa organisasi dan ulama Muslim telah mengimbau agar para Muslim sholat di rumah selama Ramadhan, otoritas India khawatir melihat banyaknya orang di markas Jamaah Tabligh di Nizamuddin di Delhi. Padahal telah diberlakuan lockdown dan perintah untuk menjaga jarak sosial. (rep)

Komentar

Berita Lainnya