oleh

ICW : Rakyat Perlu Pikir Ulang Memilih Jokowi di Pilpres 2019, Jika….

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) menyarankan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak melakukan pertemuan dengan Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus KPK) yang rencananya diadakan di Istana Negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Bidang Investigasi Indonesia ICW Febri Hendri. Menurutnya, jika Presiden Jokowi mengabulkan pertemuan tersebut, maka secara otomatis rakyat akan kehilangan kepercayaan kepada Jokowi.

“Kalau seandainya Jokowi terima Pansus Hak Angket. Maka pantas kiranya rakyat mempertimbangkan Jokowi di Pilpres 2019. Alasannya apapun,” kata Febri di hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (14/9).

Baca juga  Pansus Akan Panggil Miryam, ICW: DPR Tidak Boleh Memaksa

Febri pun mengingatkan, sebelum adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi tentang gugatan uji materi keabsahan Pansus Hak Angket, mestinya Jokowi lebih mempertimbangkan aspek kontelasi politik apabila ia mengabulkan pertemuan wakil rakyat tersebut.

“Secara hukum masih (digugat di MK) tapi kan secara politik tidak. Di MK kan masih sidang, Jokowi harus lihat itu juga dong. Konstelasi politik, ini Jokowi kakinya ada di mana,” kata dia.

Baca juga  MUI Ditunggu Keluarkan Fatwa Haram Memilih Koruptor dan Partai Korup

Oleh karenanya, Febri berharap agar Jokowi perlu menahan diri untuk bertemu Pansus. “Menurut kami, Jokowi juga tak perlu ketemu KPK dan pansus lebih dulu, sampai ada putusan MK. Putusan MK lihat saja nanti. Walaupun keinginan putusan provisi kemarin tidak ditolak MK,” terang dia. (red)

Komentar