ICMI Minta Calon Kepala Daerah Tak Tebar Kebencian

ICMI Minta Calon Kepala Daerah Tak Tebar Kebencian

Pilkada Serentak 2018, Jagoan PDI Perjuangan Kalah di 11 Provinsi
Gubernur Kaltim Sentil Kapolda, Folim: Politis, Tidak Tepat Sasaran dan Menutupi Realitas
Bawaslu Gagas Gerakan Tolak Politik Uang, Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengimbau para calon kepala daerah dan masyarakat tidak menggunakan media sosial untuk saling menghujat dan menebar kebencian di tahun politik.

“Lebih baik jadikan media sosial sebagai wadah sosialisasi program politik masing-masing calon,” kata Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie dalam diskusi Peta Politik Indonesia di Jakarta. ICMI mengimbau para calon kepala daerah dan wakilnya menjaga dan mengutamakan persatuan bangsa dengan tidak mempertajam politik identitas, Rabu (7/3).

Ia meminta pemerintah menindak semua pihak yang menggunakan atau menyalahgunakan kebebasan media sosial. Menurut dia, tidak perlu menciptakan persepsi seakan polisi tidak adil dan berpihak sehingga semuanya yang menyalahgunakan harus ditindak.

“Soal terbukti atau tidak biar nanti diproses pengadilan, karena proses itu sama penting dengan hasilnya, belum tentu nanti hasilnya terbukti bersalah,” tutur Jimly. Penindakan tegas bukan menunjukkan negara membenci seseorang, tetapi negara harus mendidik banyak orang, bahwa tindakan menyebar hoaks dan menebar kebencian, tidak benar. (af)

COMMENTS