oleh

HMPI: KPK Harus Punya Standar Prioritas Dalam Penanganan Kasus Korupsi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pengamat Sosiologi Hukum sekaligus Kabid Kajian Strategis GNKRI, Fadhly Azhar, menyatakan bahwa penanganan korupsi yang dilakukan KPK harus memberantas pembusukan keadilan sosial sistemik yang dilakukan oligarki. Di satu sisi, KPK itu lebih berwibawa system defaultnya ketimbang tokoh-tokohnya sendiri.

Fadhly Azhar (30/09/2019) dalam Diskusi Publik IDN Akademik yg berjudul Save KPK: Lawan Radikalisme dalam Internal KPK, di Hotel D Setiabudi Jakarta Selatan, mengatakan bahwa Konflik Internal KPK mesti diselesaikan secepatnya sebelum mengalami pembusukan di dalamnya.

banner 1280x904

Fadhly yang juga Ketua HMPI mengatakan bahwa untuk memperbaiki kelembagaan KPK harus kembali pada ketetapan MPR No.8 Tahun 2001, dimana menjadi narasi awal pemberantasan korupsi.

Baca juga  Pansus Hak Angket KPK Terancam Batal dengan Tatib yang Baru
Baca juga  Diduga Korupsi Proyek E-KTP, Novanto: Internal Golkar Solid

Fadhly juga menegaskan bahwa secara dialektik, KPK harus dikembangkan dan direkonstruksi kembali dengan melibatkan publik agar publik secara hukum tercerahkan.

Jangan sampai sebaliknya, merevisi kewenangan KPK di ruang gelap dimana publik sedang lengah-lengahnya. (aw)