oleh

HMI Candradimuka, Ikhtiar Candra Arga Memajukan HMI

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Kongres Ke XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diagendakan bakal digelar di Surabaya, 17 Maret 2021. Sebanyak 26 Calon Ketua Umum PB HMI Periode 2021-2023 telah ditetapkan untuk proses kandidasi di organisasi mahasiswa terbesar dan tertua di Indonesia ini.

26 Calon tersebut ditetapkan setelah melewati tahapan seleksi dan verifikasi dukungan HMI Cabang se-Indonesia oleh Steering Commitee Kongres XXXI HMI. Yakni diantaranya mendapatkan dukungan minimal 5 rekomendasi HMI Cabang yang tersebar di dua Badan Koordinasi bagi yang diusung oleh HMI Cabang asal Calon. Serta minimal 7 rekomendasi HMI Cabang yang tersebar di dua Badan Koordinasi bagi yang tidak diusung oleh HMI Cabang asal Calon.

banner 1102x704

Berdasarkan informasi, diantara 26 Calon Ketua Umum PB HMI periode 2021-2023 yang diputuskan pada 5 Maret kemarin tersebut, hanya Candra Arga yang bukan merupakan Pengurus Besar HMI akan tetapi merupakan Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sulawesi Tenggara.

Ditemui di Jakarta di sela-sela aktifitasnya mematangkan proses kandidasinya, Candra Arga yang merupakan mantan Ketua Umum HMI Cabang Kolaka ini menyampaikan bahwa kongres HMI kedepan harus menjadi arena komitmen kader untuk memajukan HMI bukan malah sebaliknya.

Baca Juga:  Miris, Ketua HMI Tertangkap Basah Melakukan Plagiasi

“Kongres XXXI HMI di Surabaya esok harus dijadikan sebagai ajang tarung gagasan bagaimana memajukan HMI. Komitmen inilah yang pertama-tama harus dipegang oleh seluruh komponen kader HMI yang terlibat dalam kongres ini,” kata Candra.

Menurutnya, HMI kedepan dan sampai kapan pun harus tetap menjadi lumbung kader umat dan kader bangsa sebagaimana spirit keIslaman dan kebangsaan yang menyertai kelahiran HMI.

“Semangat kesejarahan ini memberikan panduan bagi kader HMI bahwa dalam keadaan bagaimanapun dan kapanpun HMI harus menjadi pusat atau lumbung kader umat dan kader bangsa. Sebab hal tersebutlah yang bisa menggaransi kemajuan HMI mewujudkan Insan Cita demi terwujudnya masyarakat adil makmur,” tegas Candra.

Dalam kongres XXXI HMI di Surabaya, Candra maju dengan mengusung gagasan HMI Candramuka. Menurutnya HMI Candradimuka adalah gagasan untuk tetap melestarikan spirit Islam dan Keindonesiaan yang menyertai kelahiran HMI, dan agar HMI tetap menjadi pusat laboratorium, pusat penggembelengan dan kaderisasi, dan pusat distribusi aktifisme mahasiswa Islam sebagai kader umat dan kader bangsa di Indonesia.

Baca Juga:  Liga Mahasiswa Muslim Yogyakarta Gelar Aksi Kecam Diskriminasi Apartheid Israel

“HMI Candradimuka adalah ikhtiar untuk mengembangkan posisi HMI sebagaimana mestinya. Sehingga di masa depan tuntutan untuk menghadirkan kader yang mumpuni adalah keharusan dalam wacana Pergerakan HMI. HMI juga harus memiliki kesadaran intelektual untuk membaca dan menyikapi persoalan secara tepat, serta pentingnya merespon agenda keummatan dan kebangsaan di masa mendatang,” kata dia.

Kemajuan HMI menurutnya adalah jika organisasi ini tetap konsisten menjadi organisasi perkaderan dan perjuangan yang mencakup pembinaan kader menjadi insan cita serta perjuangan ke arah terwujudnya tatanan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

“HMI yang maju adalah HMI yang memperjuangkan keadilan, kebenaran, kejujuran, keilmuan, persamaan, penghargaan, kesederajatan, pembelaan kepada yang dilemahkan, dan perlawanan keras kepada penindasan,” pungkas Chandra. (elh)

Komentar

Berita Lainnya