Hasil Studi: Wanita Berbokong Besar Lebih Cerdas dan Sehat

Hasil Studi: Wanita Berbokong Besar Lebih Cerdas dan Sehat

Sukses Bukan Milik Usia Muda Belaka, 5 Perempuan Tua Ini Buktinya
Rashida Tlaib-Ilhan Omar, Wanita Muslim Pertama Yang Terpilih Menjadi Anggota Kongres AS
Panjat Tebing Sumbang Tiga Medali Untuk Indonesia di Asian Games 2018

JAKARTA, SUARADEWAN.com  – Sebuah hasil studi yang dilakukan University of Oxford dan menganalisis 16.000 wanita menemukan bahwa wanita dengan bokong yang lebih besar dari ukuran rata-rata tidak hanya cerdas tetapi juga sangat tahan terhadap penyakit kronis.

Memang bagi wanita, memiliki bokong besar adalah sebuah anugerah. Namun di balik manfaat estetika, bokong besar juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa wanita dengan pankreatitas yang lebih besar cenderung memiliki kadar kolesterol dan glukosa yang lebih rendah dan tingkat lemak Omega 3 yang lebih tinggi (yang telah terbukti bisa mengkatalisis perkembangan otak).

Baca juga  Rentan Terhadap Perilaku Konsumtif, Literasi Keuangan Penting untuk Remaja

“Gagasan bahwa distribusi lemak tubuh penting untuk kesehatan telah diketahui selama beberapa waktu. Namun, baru belakangan ini diketahui bahwa lemak paha dan lingkar pinggul besar mampu mempromosikan kesehatan dan lemak tubuh bagian bawah itu protektif dengan sendirinya,” kata peneliti utama studi tersebut, profesor Konstantinos Manolopoulos, seperti dilansir laman Elitedaily.

Baca juga  Pesilat Sarah Tria Monita Beri Emas ke-19 untuk Indonesia di Asian Games

Memiliki bokong besar juga meningkatkan tingkat leptin dalam tubuh wanita, yang merupakan hormon untuk mengatur berat badan dan dinopectina, hormon dengan manfaat anti-inflamasi, jantung sehat dan anti-diabetes.

Selain itu, jaringan adiposa dari bokong mampu menangkap partikel lemak berbahaya dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Perlu dicatat bahwa lemak perut dan lemak tubuh bagian atas itu tidak sehat dan bisa menyebabkan sejumlah besar masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan kolesterol tinggi. (AK)

COMMENTS