Golkar: Wacana Hak Angket Bukan untuk Menyudutkan KPK

Golkar: Wacana Hak Angket Bukan untuk Menyudutkan KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com - Korbid partai Golkar, Yorrys Raweyai berpendapat, bahwa wacana hak angket yang disuarakan Komisi III DPR RI bukan bertujuan

Asosiasi Pengajar Sebut Ancaman Pembekuan Anggaran KPK-Polri Bukti Arogansi DPR
Proyek Pengadaan Blanko e-KTP Terus Lanjut, Tapi Diawasi Ketat oleh Kemendagri
Adu Kekuatan, Penetapan Setya Novanto Sebagai Tersangka Langkah Tepat KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Korbid partai Golkar, Yorrys Raweyai berpendapat, bahwa wacana hak angket yang disuarakan Komisi III DPR RI bukan bertujuan untuk menyudutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).   

Yorrys mengaku sudah mengklarifikasi hal tersebut ke Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo.

“Saya tanyakan proses dan dinamika raker komisi dengan KPK dan akhirnya timbul wacana kemudian semua mendukung bentuk pansel. Dilaporkan ketua komisi bahwa situasi dan dinamika rapat,” kata Yorrys di Jakarta, Senin (24/4).

Ia mendapatkan informasi dari Bambang Soesatyo bahwa hampir semua partai mendesak untuk dibentuknya angket. Adapun mengenai dinamika yang terjadi itu karena muncul perbedaan persepsi di internal saja.

“Kita harus punya persepsi yang sama bahwa angket bukan menyudutkan KPK tapi ada terkesan dari ketua komisi bahwa ada perbedaan persepsi di internal terjadi,” sambungnya.

Yorrys membantah tudingan yang mengatakan bahwa usulan angket tersebut muncul karena ketua umum partai Golkar Setya Novanto terseret dalam kasus e-KTP. Ia mengatakan banyak anggota dewan dari lintas fraksi yang juga disebut terlibat kasus itu.

“Ada pikiran teman-teman di komisi bahwa perlu ada transparansi KPK. Dan itu pun sepengetahuan pada pimpinan KPK. Jadi jangan dilihat masalah hanya karena ada e-KTP, BAP Miryam. Masih ini belum final dilakukan masih pada proses di pimpinan,” tukas Yorrys. (ZA)

COMMENTS

DISQUS: