oleh

Gerakan Literasi Kunci Pendidikan Berkemajuan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pembangunan budaya literasi sejak dini masih dipercaya sebagai ujung tombak untuk menciptakan pendidikan yang baik. Hal ini dibuktikan atas penganugerahan beberapa daerah di Indonesia yang telah memiliki komitmen dalam pengembangan literasi.

Dalam acara Anugerah Literasi Prioritas bagi 19 Kabupaten/Kota mitra The United States Agency for International Development (USAID) Prioritas di Jakarta, Senin, 20 Maret 2017, Hamid Muhammad selaku Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud menegaskan bahwa sekolah harus menjadi basis pembangunan budaya literasi di Indonesia di masa depan.

banner 728x419

Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah untuk menyukseskan gerakan literasi sekolah sangat dibutuhkan. Salah satunya dalam menunjang ketersediaan buku bacaan yang bermutu.

“Program literasi sudah lama dicanangkan dalam rangka merespons pedoman dalam pengembangan literasi dari UNESCO pada 2003,” terang Hamid.

Baca Juga:  Mendikbud Ingin Tambah Jam Sekolah, MUI Khawatir dan PBNU Tak Sepakat

Sementara itu, Direktur Kantor Pendidikan USAID Indonesia Peter Cronin mengatakan, mutu pendidikan bagi generasi muda menjadi kunci perkembangan ekonomi dan memperkuat demokrasi.

“Kunci bagi pendidikan yang baik ialah meningkatkan kemampuan membaca dan berpikir secara kritis,” tandasnya.

Sampai saat ini, upaya USAID Prioritas dalam mendukung peningkatan kecakapan membaca siswa di kelas awal dengan mendonasikan delapan juta buku berjenjang. Buku-buku bacaan tersebut disebarkan ke 13.000 SD dan SMP mitra USAID. Selain itu, para guru pun dilatih menggunakan buku.

“Program ini sebenarnya dilakukan di 93 daerah mitra USAID Prioritas sejak 2012. Dan daerah-daerah yang mendapat anugerah yang telah berupaya keras mewujudkan program literasi sekolah bermutu dan dinilai memiliki komitmen jelas dalam pembiayaan program literasi. Hal tersebut dicanangkan oleh Stuart Weston selaku Direktur Program USAID Prioritas,” terangnya kembali.

Baca Juga:  Peringatan Hardiknas, Mayoritas Pemda Belum Terapkan 20% APBD untuk Pendidikan

19 Kabupaten/Kota yang mendapat Anugerah Literasi Prioritas antara lain Labuhan Batu dan Serdang Bedagai (Sumatera Utara); Aceh Barat Daya dan Bireuen (Aceh); Kota Cimahi, Bandung Barat, dan Tasikmalaya (Jawa Barat); Serang dan Tangerang (Banten); Banjarnegara, Demak, dan Sragen (Jawa Tengah); Banyuwangi, Blitar, Lumajang, dan Sidoarjo (Jawa Timur); serta Sidrap, Maros dan Wajo (Sulawesi Selatan).

“Penguatan gerakan literasi di sekolah perlu digalakkan melalui pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran,” tambah Ketua Satuan Tugas Gerakan Literasi Sekolah Pangesti Wiedarti. (ms)

Komentar

Berita Lainnya